RADARTUBAN – Setelah sukses mengantarkan lulusan terbaiknya ke kampus dalam dan luar negeri tahun lalu, Madrasah Aliyah (MA) Ash Shomadiyah Tuban masih berkomitmen meneruskan tradisi mengantarkan lulusannya ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Tahun ini, lima lulusan MA swasta terbaik di Tuban itu dinyatakan diterima Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) yang di umumkan Selasa (2/4).
Para santri yang tembus PTN itu sebagai bukti komitmen yang dijunjung tinggi MA Ash Shomadiyah Tuban selama puluhan tahun.
Kepala MA Ash Shomadiyah Tuban, Riza Sholahuddin Habibi, S.H., M.A.P meluapkan rasa syukur terhadap anak didiknya yang telah sukses menembus berbagai kampus negeri.
Gus Riza sapaan akrabnya, mengapresiasi pencapaian prestasi yang telah diraih anak didiknya.
‘’Alhamdulillah tahun ini masih meneruskan tradisi mewujudkan santriwan - santriwati lulus PTN,’’ tuturnya.
Mereka yang lolos yakni Tasya Ananda Maulidah di Sejarah dan Kebudayaan Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta; Abidatul Ma’rifah di Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Wali Songo Semarang; dan Nadifah - Bahasa dan Sastra Arab, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Berikutnya, Indah di Hukum Tata Negara (Syiasah) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya dan Ellena Roshel - Hukum Tata Negara (Syiasah) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya.
Jumlah siswa yang lolos PTN tahun ini kemungkinan akan bertambah. Mengingat masih ada 26 siswa yang akan berjuang pada Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri pada 30 April mendatang.
‘’Semoga kesuksesan dari kelima santri dapat diikuti oleh para santri yang berjuang pada UM-PTKIN nanti,’’ ujar pendidik yang mendapat predikat kepala MA terbaik Kemenag 2020 itu.
Pengasuh Ponpes Ash Shomadiyah Tuban itu mengatakan, kesuksesan santriwan-santriwati dalam mewujudkan impian masuk PTN juga berkat peran andil dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pusat.
Lembaga sosial itu turut berkomitmen mengantarkan para santri MA Ash Shomadiyah Tuban ke PTN melalui programnya.
‘’MA Ash Shomadiyah Tuban bekerja sama dengan Baznas dan telah berkomitmen untuk membantu mereka agar bisa berkuliah. Baznas juga memberi subsidi UKT pada semester awal masing-masing mereka mendapatkan subsidi sebesar Rp 1,5 juta,’’ terangnya.
Lebih lanjut dikatakan oleh Gus Riza, seluruh pendidik MA Ash Shomadiyah Tuban telah sepakat dan siap mengantarkan siswanya tanpa harus takut terbebani biaya mahal.
‘’Meski mereka nantinya telah menjadi alumni madrasah, kami akan tetap mendukung penuh mereka hingga meraih gelar sarjananya bahkan jika perlu bisa melanjutkan jenjang S2-nya,’’ ungkap dia. (an/yud)
Editor : Amin Fauzie