RADARTUBAN – SMK Negeri 1 Tuban semakin mengukuhkan predikat sebagai sekolah kejuruan terbaik di Tuban.
Pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) ke-32 Jawa Timur yang berlangsung di Madiun 22 – 26 April, SMK terbaik kelima di Jawa Timur berdasarkan LTMPT (lembaga tes masuk perguruan tinggi) ini berhasil meraih lima medali pada gelaran bergengsi tersebut.
Meliputi medali emas di bidang lomba metrologi, medali perak di bidang CNC Milling dan CAD Building. Medali perunggu di bidang Prototipe Modeling dan Bricklaying.
Kepala SMKN 1 Tuban Sucipto S.Pd, mengatakan, LKS adalah kompetisi bergengsi untuk membuktikan kualitas peserta didik di lembaga kejuruan.
Dengan memenangkan kompetisi tingkat provinsi, membuktikan bahwa pendidikan di SMKN 1 Tuban berhasil melahirkan generasi emas berkualitas.
Tak hanya itu, kabar gembira lain dari SMKN 1 Tuban karena berhasil meloloskan 84 siswa ke berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) unggulan tanah air.
Mereka adalah siswa-siswi terbaik yang lolos melalui jalur seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP).
Rinciannya, enam belas siswa di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), empat siswa lolos di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), enam siswa di Universitas Negeri Malang (UM), dan dua siswa di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Berikutnya, tiga siswa diterima Universitas Negeri Jember (Unej), lima belas siswa di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, empat siswa di Universitas Brawijaya (UB) Malang, dan tujuh siswa di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur.
Selanjutnya, enam belas siswa dinyatakan mendapat kursi di Politeknik Negeri Malang (Polinema), delapan siswa Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), dan masing-masing satu siswa lolos di Universitas Udayana (Unud) Bali, Universitas Negeri Semarang (Unnes), dan Universitas Trunojoyo Madura (UTM).
Jumlah siswa SMKN 1 Tuban yang menembus ke PTN berpeluang besar bertambah. Mengingat banyak siswa lain yang masih menunggu pengumuman di PTN dari jalur lain. Selebihnya siswa dibekali keterampilan untuk bekerja dan berwirausaha.
‘’Di SMKN 1 Tuban diciptakan iklim untuk BMW yang artinya siswa bisa bekerja, melanjutkan kuliah, atau wirausaha,’’ tegas dia.
Rentetan prestasi SMKN 1 Tuban itu, kata Sucipto, tak lepas dari kerja sama yang baik antara siswa dan guru untuk menciptakan sistem pembelajaran yang berkualitas.
‘’Saat masih menempuh pendidikan di SMKN 1 Tuban, siswa dibiasakan untuk meraih prestasi. Sehingga saat lulus, menjadi lulusan berkualitas,’’ ujar dia.
Tidak hanya melalui pembekalan pendidikan, para siswa didorong terus bermotivasi melalui apresiasi yang terus diberikan oleh sekolah.
Pendidik yang juga Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMKN Tuban ini mengatakan, setiap siswa yang berprestasi diberi apresiasi berupa uang pembinaan.
Apresiasi tersebut diberikan agar siswa peraih prestasi terus termotivasi meningkatkan prestasinya. Selain itu, untuk memotivasi siswa lain agar mendapatkan prestasi yang dapat membanggakan sekolah dan Tuban.
‘’Semoga kami bisa terus menjaga amanah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SMKN 1 Tuban,’’ harap dia.
Sementara itu, Kacabdin Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Bojonegoro – Tuban Hidayat Rahman S.Pd., M.M menyampaikan ke banggaannya terhadap keberhasilan SMKN 1 Tuban.
Menurut dia, prestasi tersebut merupakan bukti bahwa SMKN 1 Tuban merupakan lembaga pendidikan yang berkomitmen mencetak generasi unggul untuk masa depan Indonesia.
‘’Selamat atas keberhasilan SMKN 1 Tuban dalam meraih lima medali di LKS Jatim dan meloloskan 84 siswa di SNBP. Semoga prestasi ini bisa terus ditingkatkan dan memotivasi lembaga pendidikan lainnya,’’ harap dia. (yud)
Editor : Muhammad Azlan Syah