RADARTUBAN-Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) segera dimulai.
MPLS merupakan momen penting bagi siswa baru.
Dilansir dari laman itjen.kemendikbud.go.id, MPLS merupakan periode singkat di awal tahun ajaran yang dirancang untuk memperkenalkan siswa baru dengan lingkungan sekolah, proses pembelajaran, serta komunitas sekolah yang akan menjadi tempat mereka belajar dan bekembang selama beberapa tahun ke depan.
Hari pertama bersekolah di tempat baru selalu memunculkan banyak kekhawatiran pada diri siswa. Di antaranya, kekhawatiran bertemu guru yang galak dan tidak memiliki banyak teman.
Hal ini wajar dialami semua siswa ketika memasuki lingkungan baru.
Karena itu, MPLS dibutuhkan untuk memperkenalkan siswa pada lingkungan sekolah barunya.
Selain itu, orang tua juga punya peran penting untuk mencairkan keraguan anak.
“Betul-betul mereka kan tidak tahu apa-apa, cemas, tidak suka lingkungan yang baru, tidak tahu harus bagaimana, mungkin saja ada rasa gelisah. Ini penting sekali orang tua mendampingi,” ujar Ketua Asosiasi Psikologi Pendidikan Indonesia (APPI) Weny Savitri pada YouTube Kemendikbudristek.
Weny mengupas pentingnya MPLS pada webinar Selasa Seru yang digelar Kemendikbudristek pada 11 Juni 2024.
‘’Sekolah belum dimulai saja sudah ada kegiatan dengan orang tua. Ini menandakan bahwa orang tua memang harus terlibat bahkan sebelum anak itu betul-betul menginjakkan kakinya di sekolah,” ujarnya.
Dalam webinar daring tersebut disampaikan kegiatan yang bisa disiapkan orang tua sebelum MPLS sebagai berikut:
1. Mengatur pola kegiatan anak agar sesuai dengan waktu sekolah (waktu tidur dan bangun, mandi, makan, serta bermain).
2. Memberi gambaran yang menyenangkan tentang sekolah.
3. Mengajak anak datang dan melihat bangunan sekolah barunya.
4. Membantu menciptakan emosi yang positif dengan mendiskusikan perasaan anak seperti mengajak anak bercerita mengenai kegiatan di sekolahnya.
5. Mendukung anak untuk mengikuti rutinitas dan aturan di sekolah.
Dilansir dari laman kpai.go.id, Gerakan Mengantar Anak di hari pertama sekolah yang pernah dicanangkan Kemdikbud mampu menjalin ikatan psikologis yang kuat dengan anak, sehingga berdampak baik pada proses tumbuh kembang anak.
Anies Baswedan yang memopulerkan Gerakan Mengantar Anak di hari pertama sekolah ikut membagikan momen mengantar anaknya, Kaisar, di hari pertama sekolah menggunakan motor di platform X.
“2016, antar Kaisar di hari pertama sekolah. Selamat HPS buat siswa-siswi yang masuk hari ini. Turut senang buat orang tua yang memiliki keluangan untuk antar anaknya hari ini. Semoga tahun ajarannya menyenangkan! #HariPertamaSekolah,” begitu cuitnya.
Selain itu, @kegblgnunfaedh juga membagikan gambar momen orang tua mengantar anaknya di hari pertama kuliah.
Ternyata cuitan tersebut banyak mendapat respons pengguna X dengan ikut membagikan pengalaman hari pertama di sekolah.
“jadi inget almarhum ibu pas aku TK jirihnya minta ampun, harus ditungguin, ibu harus keliatan di kaca kelas, belio terpasa berdiri sepanjang aku sekolah. aku sayang ibu, sangat sangat,” tulis @ronitoxid.
Di sisi lain, @sandaL_bakiaK melalui cuitannya menyatakan keiriannya.
“MPLS alias OSPEK selalu punya cerita yaa.. Tapi tetep gue iri dan cemburu bagi anak yang di antar orang tua tuk pertama sekolah alias dunia baru anak,” tulisnya pada akun X-nya.
Gerakan itu ternyata tidak hanya sebagai formalitas, namun bisa menjadi momen bersejarah bagi anak.
Orang tua diharap dapat menyempatkan untuk menyediakan kebutuhan dan perlengkapan sekolah, menyediakan sarapan dan makan bersama, serta mengantar anak ke sekolah pada hari sekolahnya. Hal itu demi memberikan kesan baik untuk anak di hari pertama bersekolah. (*)
Editor : Amin Fauzie