RADARTUBAN - SMAN 2 Tuban hadir dalam Tuban Specta Night Carnival dengan mengusung tema Yogya Punya Gawe.
Tampilan tersebut berhasil memukau ribuan penonton dengan rangkaian pertunjukan budaya yang kental dengan nuansa Yogyakarta.
Kepala SMAN 2 Tuban Drs. H. Ilham Basyori mengatakan, dipilihnya tampilan khas ala Kota Gudeg itu bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya adiluhung dari Daerah Istimewa Yogyakarta.
‘’Tampilan ini sekaligus mengedukasi lebih jauh tentang budaya Jawa kepada generasi muda,’’ ungkap dia.
Ilham menjelaskan, sebagai ibu kota Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota Pelajar itu terkenal dengan warisan budaya yang kaya dan beragam.
Pada puncak acara peringatan HUT ke 79 Kemerdekaan RI itu, SMAN 2 Tuban menghadirkan beberapa elemen budaya yang mencerminkan kehidupan masyarakat dan keluarga Keraton Yogyakarta.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah penampilan Pengantin Yogyakarta dengan tata rias Paes Ageng Jangan Menir.
Tata rias ini memiliki sejarah panjang, digunakan oleh pengantin putra dan putri Sultan saat prosesi arak-arakan dari Keraton menuju Kepatihan.
‘’Karya seni ini tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga sarat makna sebagai simbol keagungan masyarakat Jawa,’’ tegas dia.
Selain itu, penonton juga disuguhkan dengan penampilan Tari Bedhaya Manten Sangaskara. Tari klasik yang diciptakan oleh Sultan Hamengku Buwono IX ini dibawakan oleh enam penari perempuan.
Menggambarkan kesiapan dan kemandirian pengantin putra-putri dalam membangun kehidupan baru.
Gerakan yang anggun dan penuh makna ini menjadi salah satu puncak acara yang disambut meriah oleh penonton.
Tidak ketinggalan, acara ini juga menampilkan tradisi Sedekah Bumi, sebuah upacara adat yang melambangkan rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah. Dalam tradisi ini, gunungan yang terbuat dari hasil bumi diarak dan kemudian diperebutkan oleh masyarakat.
‘’Sebagai simbol kekayaan alam yang dibagikan kepada semua lapisan masyarakat untuk disyukuri bersama-sama,’’ ungkap dia.
Sebagai penutup yang manis, Tari Mangastuti turut memeriahkan panggung Spekta Night Carnival. Tari ini merupakan ekspresi syukur, doa, dan harapan yang dibawakan dengan penuh keceriaan.
Kombinasi gerakan tari jaipong, tari klasik, dan gerakan murni lainnya menghasilkan sebuah tarian yang indah dan memikat hati penonton.
Berakhirnya kemeriahan tersebut, SMAN 2 Tuban berhasil menghadirkan sepotong kecil Yogyakarta di Tuban.
Untuk mempererat hubungan antara tradisi lokal dan kebudayaan nasional ‘’Serta menginspirasi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan warisan budaya bangsa,’’ harap Ilham. (yud)
Editor : Yudha Satria Aditama