RADARTUBAN – Komitmen SMAN Grabagan dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan memetik prestasi.
Selama setahun terakhir ini, siswa SMAN di Jalan Pasar Wage, Desa/Kecamatan Grabagan itu berhasil meraih sederet prestasi membanggakan.
‘’Alhamdulillah, tahun ini SMA Negeri Grabagan sukses meraih banyak prestasi baik akademik maupun non akademik, semoga capaian ini dapat terus ditingkatkan,’’ kata Kepala SMA Negeri Grabagan Ahmad Masruri, M.Pd., dalam momen peringatan Hari Kartini yang digelar di lembaga pendidikan setempat, kemarin (21/4).
Tahun ini, terang Masruri, SMA Negeri Grabagan mampu meloloskan lima siswanya ke perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di tanah air pada Seleksi Mahasiswa Baru Berdasarkan Prestasi (SMBP) tahun 2025.
Tiga siswa sukses lolos di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), mereka adalah Yesi Mei Rina Jurusan Manajemen Pendidikan, A. Sugiyanto Jurusan Bisnis Digital, dan Varney Maulana Jurusan Pendidikan Bisnis.
Sementara dua siswa lainnya, yakni Evan Ergi Pardede sukses menembus Jurusan Seni Kriya di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, dan Galih Putri Jurusan Akuntansi di Universitas Tronojoyo Madura (UTM).
Sederet prestasi yang direngkuh oleh SMA Negeri Grabagan. (Selengkapnya pada tabel).
‘’Raihan ini sekaligus membuktikan bahwa SMA Negeri Grabagan mampu bersaing dengan lembaga sekolah lainnya yang juga bisa mengantarkan siswa-siswinya tembus PTN,’’ terang Masruri.
Lebih lanjut dikatakan oleh alumni S2 Pendidikan Sains Unesa itu, dirinya bersama jajaran dewan guru tak henti-hentinya menanamkan mindset setelah lulus harus meneruskan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi.
‘’Alhamdulillah, berkat dukungan dari wali murid, komite sekolah hingga stakeholder lainnya, tahun ini kita mulai menuai hasilnya, bahkan nilai rapor seluruh siswa berada di atas rata-rata,’’ bebernya.
Bahkan tak hanya mendorong soal prestasi akademik siswa, SMA Negeri Grabagan juga mewadahi peserta didik untuk mengembangkan kemampuannya di bidang kewirausahaan atau vokasional.
Komitmen tersebut dibuktikan dengan menggandeng Dinas Pendidikan Provinsi Jatim melalui Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
SMA Negeri Grabagan akhirnya bertransisi menjadi sekolah berbasis Double Track (DT). Ada dua keterampilan yang dapat diikuti, yakni tata rias berhijab dan tata boga.
‘’Harapannya, dengan adanya wadah ini dapat menjadi bekal siswa-siswi jika lulus nanti punya bekal berwirausaha yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi ladang penghasilan atau investasi di masa depan,’’ jelas pendidik kelahiran 1971 itu.
Masruri menambahkan, wadah penyaluran keterampilan teruntuk siswa-siswinya juga tersaji dalam momen peringatan Hari Kartini, kemarin (21/4).
Sejumlah lomba diadakan, mulai lomba merias wajah, lomba memasak masakan Jawa, karaoke musik Jawa.
‘’Semoga siswa-siswi dapat memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya,’’ pungkasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama