Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Data BPS Tuban: Lebih Banyak Sarjana Wanita, Sedangkan Laki-laki Lebih Banyak Tamat SMA

Shafa Dina Hayuning Mentari • Jumat, 11 Juli 2025 | 01:07 WIB
Data BPS Tuban 2024 tunjukkan perempuan lebih banyak menuntaskan pendidikan S1 dibanding laki-laki.
Data BPS Tuban 2024 tunjukkan perempuan lebih banyak menuntaskan pendidikan S1 dibanding laki-laki.

RADARTUBAN – Kendati mendominasi pendidikan di jenjang SMA, namun strata pendidikan laki-laki di Tuban masih di bawah perempuan.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Tuban hasil survei sosial ekonomi nasional (susenas) 2024, sebanyak 6,52 persen penduduk perempuan di Kota Legen menuntaskan pendidikan perguruan tinggi strata satu (S1) berbanding laki-laki hanya 6,27 persen.

‘’Laki-laki di Tuban lebih banyak yang tamat SMA karena dianggap siap bekerja lebih awal, tapi saat masuk jenjang perguruan tinggi, lebih banyak perempuan yang melanjutkan kuliah dibanding laki-laki,’’ ujar Statistisi Ahli Pertama BPS Tuban Mei Fadlilla Ningcahyanti kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Dila—sapaan akrab Mei Fadlilla Ningcahyanti—menjabarkan, di jenjang SMA sederajat, tercatat sebanyak 29,5 persen laki-laki telah menyelesaikan pendidikan tingkat menengah.

Sedangkan perempuan hanya 19,3 persen.

Selisih sekitar 10 persen. ‘’Hal ini menandakan bahwa laki-laki menamatkan pendidikan jenjang sekolah menengah atas sebagai syarat masuk ke dunia kerja,’’ jelas dia.

Pada bagian lain Dila menjelaskan, salah satu penyebab masih rendahnya penduduk Tuban menyandang gelar strata satu adalah faktor ekonomi.

Setidaknya, 17,21 lulusan perguruan tinggi di Tuban berasal dari dari keluarga mampu atau sekitar 20 persen.

Selebihnya, 40 persen penduduk miskin hanya menyumbang lulusan sarjana sekitar 2,56 persen, dan 40 persen sisanya dari penduduk dengan ekonomi menengah menyumbang lulusan S1 sekitar 4,39 persen.

‘’Sebenarnya, selain faktor ekonomi juga ada faktor mindset yang memengaruhi, tetapi secara ilmiah memang ekonomi yang bisa terbukti dengan data,’’ tandasnya. (saf/tok)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#bps #Badan Pusat Statistika #sma #pendidikan #sarjana