RADARTUBAN - Momentum hari pertama sekolah menjadi momen spesial, tak hanya bagi anak, tetapi juga bagi orang tua.
Tahun ajaran baru kali ini, pemerintah melalui Surat Edaran Mendukbangga/BKKBN Nomor 7 Tahun 2025 secara khusus mengajak para ayah untuk turut serta mengantar anak di hari pertama sekolah.
Langkah ini dinilai sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Mengapa Kehadiran Ayah di Hari Pertama Sekolah Penting?
Kehadiran ayah di hari pertama sekolah bukan sekadar rutinitas, melainkan memiliki dampak besar bagi perkembangan anak.
Berikut alasan pentingnya peran ayah dalam momen ini:
Membangun Kedekatan Emosional
Saat ayah mengantar anak, tercipta interaksi yang mempererat hubungan emosional. Anak merasa lebih aman, nyaman, dan percaya diri untuk menghadapi lingkungan baru di sekolah.
Memberikan Rasa Aman dan Dukungan
Anak yang didampingi ayah di hari pertama sekolah cenderung lebih siap secara mental dan emosional.
Kehadiran ayah memberikan rasa perlindungan dan dorongan moral yang sangat dibutuhkan anak saat beradaptasi.
Menjadi Teladan dan Sumber Nilai Positif
Ayah yang terlibat aktif menunjukkan pentingnya komitmen dan tanggung jawab dalam keluarga.
Anak belajar tentang kedisiplinan, menghargai waktu, serta pentingnya pendidikan melalui contoh nyata dari ayahnya.
Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemandirian Anak
Anak yang didampingi ayah lebih berani menghadapi situasi baru dan membangun kepercayaan diri.
Interaksi singkat selama perjalanan ke sekolah bisa menjadi momen pendidikan informal yang memperkaya pengalaman anak.
Mendukung Prestasi Akademik dan Sosial
Penelitian menunjukkan, keterlibatan ayah dalam pengasuhan, termasuk mengantar anak ke sekolah, berdampak positif pada prestasi akademik dan kemampuan sosial anak.
Anak lebih mudah beradaptasi, memiliki motivasi belajar tinggi, dan lebih terbuka dalam berkomunikasi.
Data dan Fakta: Keterlibatan Ayah di Indonesia
Menurut data UNICEF dan BPS, hanya sekitar 20,9 persen ayah di Indonesia yang terlibat langsung dalam pengasuhan anak.
Padahal, keterlibatan ayah terbukti mampu mengurangi risiko masalah kesehatan mental dan meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak.
Imbauan Pemerintah dan Harapan ke Depan
Melalui gerakan nasional ini, pemerintah berharap semakin banyak ayah yang terlibat aktif dalam pendidikan anak sejak dini.
Tidak hanya di hari pertama sekolah, tetapi juga dalam keseharian anak.
Maka dari itu tumbuh kembang anak dapat berjalan optimal, menciptakan generasi yang sehat, percaya diri, dan berprestasi. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama