RADARTUBAN- Wisuda sarjana ke-30 tahun akademik 2024/2025 yang digelar Universitas Sunan Bonang (USB) Tuban di Graha Sandiya Tuban, Sabtu (13/9) menjadi momen titik kulminasi bersejarah.
Itu karena bersamaan pengukuhan tersebut di-launching Program Magister (S2) Hukum.
Dalam sambutannya, Rektor USB Tuban, Dr. Sulistyani Eka Lestari, S.H., M.H. dengan bangga mengatakan, Program Magister Hukum merupakan wujud nyata komitmen kampus USB untuk menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat, pada awal tahun 2025 ini.
Izin operasional penyelenggaraan program tersebut berdasar Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 103/B/O/2025 tentang Izin Pembukaan Program Studi Hukum Program Magister pada Universitas Sunan Bonang di Kabupaten Tuban.
Izin operasional tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Abdi Negara Tuban bertanggal 26 Februari 2025.
‘’Ini adalah langkah strategis untuk menyediakan pendidikan tinggi lanjutan yang lebih terjangkau dan berkualitas di Kabupaten Tuban dan sekitarnya,’’ kata rektor yang disambut aplus seluruh undangan.
Selain Program Magister (S2) Hukum, tahun ini, USB Tuban juga membuka jalur penerimaan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tipe A untuk Program Studi S1 Ilmu Hukum.
Program ini sebagai wujud nyata dukungan kampus ini terhadap konsep pembelajaran sepanjang hayat.
‘’Seluruh kemajuan ini tentu tidak akan terwujud tanpa sinergi dan kolaborasi yang erat dengan berbagai pihak,’’ ujar akademisi jebolan magister ilmu hukum Unair Surabaya itu.
Rektor menyadari bahwa untuk dapat menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi selaras dengan perkembangan zaman.
Yakni, membutuhkan jalinan kemitraan strategis dengan pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, para pelaku industri, lembaga riset, perguruan tinggi lain, serta segenap alumni dan elemen masyarakat.
Karena itu, dia mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tuban serta seluruh mitra strategis yang telah memberikan dukungan tak ternilai.
Ke depan, rektor berharap USB menjadi center of excellence, sebuah pusat keunggulan yang tidak hanya melahirkan lulusan yang berkompeten.
Namun juga generasi yang inovatif, berkarakter, dan siap berkontribusi untuk mewujudkan Tuban yang Berkelanjutan.
‘’Dengan dibukanya program magister dan jalur RPL, serta penguatan kemitraan strategis, kami optimistis dapat memainkan peran yang lebih besar dalam pembangunan sumber daya manusia unggul di kawasan ini,’’ tegas perempuan kelahiran 22 April 1962 itu.
Hadir pada prosesi wisudah tersebut, Ketua Dewan Pembina Yayasan Abdi Negara Tuban Dr. Ir. Budi Wiyana, M. Si, Ketua Yayasan Abdi Negara Tuban Drs. Agus Wijaya, M. A. P., Kepala Bapperida Tuban, Abdul Rakhmat S.T., M.T., dan para mantan rektor kampus setempat.
Sementara itu, total sarjana yang dikukuhkan 107 orang. Rinciannya, 81 wisudawan dari Fakultas Hukum, 19 wisudawan dari Fakultas Teknik, dan 7 wisudawan dari Fakultas Pertanian.
Dalam pengukuhan tersebut, kampus di Jalan Wahidin Sudiro Husodo 798 Tuban itu karena secara kumulatif telah melahirkan 7.825 alumni, yang tersebar dan berkarya di berbagai institusi, baik di lingkungan pemerintahan maupun nonpemerintahan.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Abdi Negara Tuban Agus Wijaya menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tuban yang telah memberikan dukungan dan bimbingan untuk berperan aktif serta membangun Tuban menuju masyarakat yang sejahtera.
Agus juga memberikan apresiasi atas dukungan pemkab dalam program Mbangun Desa Noto Kutho Tuban Sejahtera.
Begitu juga peran aktif mitra kerja dunia usaha dan industri serta masyarakat sekitar yang ikut menyiapkan SDM di USB, sehingga berhasil mengantarkan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikannya.
Khusus Program Magister Hukum dan Program RPL, Agus menyampaikan, keberhasilan tersebut tentu tidak lepas dari dukungan dari berbagai pihak, yakni pemerintah, institusi mitra kerja, dan masyarakat.
‘’Kami keluarga besar Yayasan Abdi Negara Tuban menyampaikan terima kasih kepada Civitas Akademika Universitas Sunan Bonang Tuban, mulai pimpinan, dosen, karyawan pendiri, dan pengurus atas kerja sama yang baik,’’ ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Tuban itu.
Di akhir sambutannya, Agus menyampaikan terima kepada orang tua mahasiswa yang telah memercayakan pendidikan putra-putrinya di USB yang diselenggarakan Yayasan Abdi Negara Tuban.
Menurut dia, keputusan memilih USB sudah tepat, karena kampusnya senantiasa berkomitmen meningkatkan mutu layanan dan mutu lulusannya sebagai generasi penerus bangsa yang cerdas, berkompeten, mempunyai akhlak dan moral, serta siap meraih masa depan yang lebih baik.
Dalam sambutan mewakili Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Kepala Bapperida Tuban, Abdul Rakhmat menyampaikan terima kasih kepada USB atas kontribusinya yang ikut membangun dan memajukan Kabupaten Tuban.
Ke depan, kata dia, kontribusi tersebut masih sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan kemajuan zaman.
Dalam wisuda tersebut, tiga mahasiswa mencetak prestasi akademik yang gemilang dengan IPK tertinggi.
Ketiga mahasiswa tersebut, Che-Che Nur' Aeni (Fakultas Hukum) dengan IPK 3,90, Zuma Anita (Fakultas Teknik) IPK 3,73, dan Wella Nur Fadillah (Fakultas Pertanian) IPK 3,89. (ds)
Editor : Yudha Satria Aditama