RADARTUBAN–Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban kembali menorehkan prestasi membanggakan.
Akhir pekan ini, kampus kebanggaan Bumi Ronggolawe itu dipercaya menjadi tuan rumah Anugerah Guru Prima (AGP) 2025, ajang penghargaan bergengsi bagi para pendidik se-Jawa Timur yang sarat inspirasi dan inovasi.
Ratusan guru dari berbagai penjuru Jawa Timur memadati Gedung Rektorat sejak Sabtu (18/10) pagi.
Foto-foto lain terkait Anugerah Guru Prima 2025 klik disini.
Mereka datang dengan satu misi: menyalakan api inovasi di ajang AGP 2025.
Senyum merekah, tawa bersahutan. Tapi jangan salah, di balik suasana cair itu, para guru tengah adu karya, adu gagasan, adu inspirasi.
Dua hari penuh, mereka mempresentasikan ide pembelajaran, karya tulis, hingga portofolio digital. Semua dinilai. Semua diukur.
Tahun ini, Unirow resmi dipercaya jadi tuan rumah AGP ke-5.
Sebuah kepercayaan besar bagi kampus swasta yang terus membuktikan diri sebagai poros pendidikan di Bumi Ronggolawe.
Ajang Guru Inovatif dan Kreatif di Jawa Timur
Wakil Rektor II Dr. Yudi Supriyanto tak mampu menutupi kebanggaannya.
‘’Menjadi tuan rumah AGP tahun 2025 adalah suatu kehormatan bagi kami. Hadirnya guru-guru hebat dari seluruh daerah di Jawa Timur akan menjadi sumber inspirasi yang luar biasa bagi kami para pendidik,” ujarnya kepada Radar Tuban, Sabtu (18/10).
Source Video: Unirow/Youtube
Menurut Yudi, ajang ini lebih dari sekadar lomba. AGP adalah ruang berbagi energi positif antarpendidik.
Sekaligus cermin bagi mahasiswa dan calon guru Unirow agar terus kreatif dan tak berhenti belajar.
Sebagai tuan rumah, Unirow tak setengah hati. Dewan juri diisi para dosen pilihan—yang tahu betul makna inovasi dan esensi pembelajaran.
Penilaian mencakup banyak hal: kreativitas, inspiratifitas, dan kemampuan digital.
Tak hanya menyiapkan arena lomba, kampus juga menyiapkan sambutan khas Tuban.
Transportasi publik Si Mas Ganteng disediakan khusus untuk mengantar para peserta berkeliling kota. Naik kendaraan ramah publik sambil menikmati Tuban.
Bukan hanya itu. Di halaman kampus, bazar produk lokal jadi magnet tersendiri. Kuliner khas, suvenir, hingga olahan asli Kota Legen tersaji sebagai bentuk dukungan pada kearifan lokal.
Salah satu upaya meninggalkan kesan mendalam kepada ratusan guru dari berbagai daerah.
Malamnya, Gala Dinner menutup hari dengan hangat. Lampu-lampu temaram, tawa pecah di antara meja, kisah mengalir ringan.
Guru dari berbagai daerah bertukar pengalaman, membangun jejaring, dan pulang membawa semangat baru.
‘’Kegembiraan yang terasa selama ajang ini menjadi energi positif yang memacu semangat belajar dan berkarya untuk menghasilkan berbagai inovasi dalam dunia pendidikan,” tandas Yudi.
Ketua PGRI Kabupaten Tuban Witono menegaskan, AGP bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan ruang lahirnya guru kreatif, inovatif, dan adaptif di era digital.
Source Video: Unirow/Youtube
‘’Harapannya, melalui ajang ini para guru dapat terus berinovasi dalam menyemai kehidupan bangsa dan menebarkan nilai-nilai karakter kepada generasi muda,” ujarnya.
Sebanyak 107 peserta dari 24 kabupaten/kota ikut ambil bagian. Dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA.
Dua hari penuh mereka berkompetisi, berdiskusi, dan saling belajar.
Hingga Minggu (19/10), para finalis terbaik diumumkan sebagai juara. Simbol semangat guru tak pernah surut. (*)
Peraih Penghargaan AGP 2025
- Kategori Guru PAUD (KB/TK)
Juara 1: Sri Rahayu, S.Pd (Taman Bermain Mutiara Kec Kauman Kabupaten Bojonegoro) - Juara 2: Nurul Choiriyah, S.Pd (TK PKK Permata Bunda Kab Tuban)
- Juara 3 : Siti Nurul Hidayati, S.Pd (TK Wijaya Kusuma III Kota Pasuruan)
- Juara harapan 1: Nirma Meirista Ayudianingsih, S.Pd (TK Pertiwi I Putukerjo Kabupaten Nganjuk)
- Juara harapan 2 : Lilis Utaminingsih, S.Sos (TK Griya Kencana II, Driyorejo Kabupten Gresik)
Kategori Guru Sekolah Dasar - Juara 1: Rizki Septa Hardhita, M.Pd (SD Laboratorium UM Kota Blitar)
- Juara 2 : Nuriski Alif Iriawan, S.Pd (UPT SDN 288 Gresik)
- Juara 3 : Khoirul Anwar, S.Pd (SDN 1 Bringin Kota Malang)
- Juara harapan 1 : Bambang Sismedi S, S.Pd., M.Pd.I (SDN Kota Pandean Kota Madiun)
- Juara harapan 2 : Riska Fitria Karuniawati, S.Pd (SDN 1 Boyolangu Kab. Tulungagung)
Kategori Guru SMP
- Juara 1 : Subandiyantoro, M.Pd (SMP Plus Rahmat Kota Kediri)
- Juara 2 : Shafila Sahnaz, S.Pd (SMP Negeri 4 Blitar)
- Juara 3 : Sri Wahyuni, S.Pd., (SMP Negeri 25 Surabaya)
- Juara harapan 1 : Yatmono, S.Pd, (SMPN 1 Situbondo)
- Juara harapan 2 : Anik Purwani, M.Pd (SMPN 1 Tulungagung)
Kategori Guru SMA/SMK
- Juara 1 : Anggun Winata, S.Si, M.Pd (SMAN 1 Tuban)
- Juara 2 : Rosidatul Avivah, S.Pd (SMA PGRI Pace Kab. Nganjuk)
- Juara 3 : Ifan Andriado, S.Pd (SMAN 2 Kota Malang)
- Juara harapan 1 : Andik Kurniawan, S.Si., M.Pd, (SMAN 1 Sumberrejo Kab. Bojonegoro)
- Juara harapan 2 : Dr. Prapti Rahayu, M.Pd (SMAN 1 Boyolangu, Tulungagung)
Kategori Kepala Sekolah dan Pengawas
- Juara 1 : Nur Aliyah, M.Pd (UPT SMPN 10 Gresik)
- Juara 2 : Erma wati, S.Pd., M.Pd (UPT SP SDN 1 Pakunden Kota Blitar)
- Juara 3 : Dr. M. Ali Murtadlo, A.Ma., S.Pd., M.Pd (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Jombang)
- Juara harapan 1 : Ayub, M.Pd, (SDN Susukanrejo 1 Pohjentrek Kab. Pasuruan)
- Juara harapan 2 : Endang Sugiarti, S.Pd., M.Pd (SDN 3 Wates Kecamatan Slahung Kab. Ponorogo)