Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Cak Imin Dorong Pemerintah Perbanyak Sekolah Inklusi demi Hak Belajar Setara Anak Disabilitas

Alifah Nurlias Tanti • Sabtu, 8 November 2025 | 22:35 WIB

 

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan  Masyarakat Berbasis Komunitas di Rumah Inklusi
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Komunitas di Rumah Inklusi

RADARTUBAN- Masih banyak anak-anak penyandang disabilitas di Indonesia yang belum mendapatkan kesempatan belajar di lingkungan pendidikan yang layak dan ramah kebutuhan mereka.

Realitas ini menjadi perhatian serius Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, setelah mendengar langsung keluhan dari para orang tua difabel saat berkunjung ke Rumah Inklusif di Kebumen, Jawa Tengah.

Dia menegaskan komitmennya untuk mendorong Kementerian Sosial agar memperluas jumlah sekolah inklusi di berbagai daerah.

Menurutnya, setiap anak penyandang disabilitas berhak mendapatkan pendidikan yang setara dan bermakna, tanpa harus menghadapi batasan akses hanya karena kondisi mereka.

Upaya ini diharapkan bisa membuka lebih banyak pintu bagi anak-anak istimewa untuk tumbuh dan belajar dalam lingkungan yang mendukung dan menghargai keberagaman.

Cak Imin menyoroti kenyataan pahit bahwa masih banyak anak difabel yang tertinggal dalam dunia pendidikan, dan menurutnya, hal ini tak lepas dari minimnya jumlah sekolah inklusi di berbagai daerah.

Dia menekankan pentingnya peningkatan anggaran di Kementerian Sosial agar bisa mendesain ulang sistem pendidikan yang lebih ramah disabilitas, sekaligus memperbanyak sekolah inklusif yang benar-benar menjawab kebutuhan anak-anak istimewa di seluruh penjuru negeri.

“Saya akan meminta Kementerian Sosial untuk benar-benar menghitung ulang kebutuhan sekolah inklusif di berbagai daerah. Jumlahnya harus cukup dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan,” ujar Cak Imin kepada wartawan, Jumat (7/11).

Dia menambahkan, dirinya juga akan mengingatkan langsung pihak Kementerian Pendidikan agar turut menyusun desain pendidikan yang lebih inklusif dan berpihak pada saudara-saudara penyandang disabilitas.

“Mereka berhak mendapatkan ruang belajar yang setara, tanpa diskriminasi,” tegasnya.

Ketua Umum PKB, Cak Imin, menegaskan bahwa setiap lembaga pendidikan dan instansi pemerintahan memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan anak-anak difabel tidak mengalami diskriminasi dalam mengakses pendidikan.

Dia menyampaikan harapannya agar lingkungan belajar di Indonesia benar-benar terbuka dan ramah bagi semua anak, tanpa terkecuali.

Dia menambahkan bahwa menciptakan ruang yang aman dan setara bagi anak-anak difabel bukan sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan.

Baik di sekolah maupun di lingkungan sosial, mereka berhak tumbuh tanpa rasa takut akan perundungan, penindasan, atau kekerasan dalam bentuk apa pun.

Lebih jauh, Cak Imin menilai bahwa pemerintah perlu memberikan perhatian lebih terhadap penguatan infrastruktur dan fasilitas pendukung bagi penyandang disabilitas.

Tak hanya soal akses fisik, tapi juga bahan ajar dan alat bantu pendidikan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#pendidikan #penyandang disabilitas #inklusif #belajar #kementerian sosial