Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Laskar Pelangi Kokoh di Puncak: Inilah 10 Buku Indonesia Terpopuler Sepanjang Sejarah!

Tulus Widodo • Kamis, 27 November 2025 | 14:03 WIB
Laskar Pelangi karya Andrea Hirata berdiri paling banyak dibaca di Goodreads
Laskar Pelangi karya Andrea Hirata berdiri paling banyak dibaca di Goodreads

RADARTUBAN - Di tengah derasnya arus konten serba kilat, peta besar minat baca masyarakat Indonesia kembali tergambar jelas lewat rilis GoodStats yang merujuk pada skor popularitas Goodreads.

Hasilnya mencolok: Laskar Pelangi karya Andrea Hirata berdiri paling tinggi dengan skor 47.492, menegaskan bagaimana kisah tentang mimpi anak-anak kampung di Belitung tetap menjadi magnet pembaca lintas generasi.

Di posisi kedua, Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer membuntuti dengan skor 43.366.

Selisih 4.126 poin antara keduanya menunjukkan bahwa dua karya ini berada di liga tersendiri—menjadi poros yang sulit disaingi buku-buku lain dalam daftar.

Dalam lanskap literasi Indonesia, keduanya ibarat dua mercusuar yang cahayanya tak padam meski zaman terus berganti.

Baca Juga: Resensi Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu, Sebuah Pelajaran dari Kerasnya Kehidupan

Andrea Hirata Mendominasi Daftar 10 Besar

GoodStats menambahkan bahwa karya Andrea Hirata mendominasi daftar 10 besar dengan tiga judul sekaligus: Laskar Pelangi, Sang Pemimpi (20.257), dan Edensor (14.550).

Total skor gabungan 82.299 menempatkan Hirata sebagai penulis dengan akumulasi nilai tertinggi.

Pencapaian ini mencerminkan kuatnya koneksi emosional pembaca terhadap tema perjuangan, pendidikan, dan kegigihan sosial yang selalu menjadi denyut utama kisah-kisahnya.

Keragaman era dan genre membuat daftar ini terasa kaya. Ada 5 cm karya Donny Dhirgantoro dengan semangat anak muda dan mimpi setinggi puncak Semeru dengan skor 27.583 berada di peringkat 3.

Ada pula Ronggeng Dukuh Paruk dari Ahmad Tohari—sebuah potret sosial yang getir namun memikat, dengan skor 22.418 berada di peringkat 4 buku terpopuler.

Ahmad Fuadi melalui Negeri 5 Menara (20.358) memperkuat jejak buku-buku bertema pendidikan yang selalu mendapat tempat di hati pembaca.

Prosa modern Dee Lestari Perahu Kertas (16.381) menunjukkan bahwa narasi cinta dan pencarian jati diri masih mampu menembus kepadatan pasar bacaan generasi muda.

Perahu Kertas berada di peringkat 7, persis di bawah Sang Pemimpi karya Andrea Hirata.

Puisi Chairil Anwar Tak Pernah Kehilangan Relevansi

Dari era berbeda, puisi Chairil Anwar Aku Ini Binatang Jalang tetap hadir di daftar dengan skor 14.658.

Ini membuktikan bahwa karya yang lahir dari pergolakan batin penyair besar Indonesia tersebut tak pernah kehilangan relevansi.

Daftar ini juga menempatkan Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis (14.514) sebagai penegas bahwa kritik sosial yang dibungkus sederhana tetap memiliki daya tikam yang dalam.

Data GoodStats ini pada akhirnya menjadi cermin: bahwa buku-buku yang jujur, yang lahir dari kegetiran hidup atau mimpi yang keras kepala, selalu menemukan pembacanya.

Waktu boleh bergerak, tetapi daya hidup sebuah karya tidak mudah terkikis.

Pertanyaannya, di antara sepuluh buku yang paling dicintai pembaca Indonesia ini, mana yang paling membekas bagi Anda? (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#5 CM #sang pemimpi #Andrea Hirata #laskar pelangi #bumi manusia #minat baca #Negeri 5 Menara #GoodStats