RADARTUBAN – Sejumlah bangunan di SMAN 1 Bangilan, Kabupaten Tuban, kini tampil lebih layak dan representatif.
Itu setelah fasilitas pendidikan itu mendapatkan program revitalisasi sekolah tahun 2025.
Program ini menjadi angin segar bagi peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di sekolah tersebut, seiring dengan kebutuhan ruang belajar yang terus meningkat setiap tahunnya.
Melalui bantuan pemerintah yang bersinergi dengan Pemprov Jawa Timur tersebut, SMAN 1 Bangilan merehabilitasi berbagai fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.
Revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Foto-foto selengkapnya di sini...
Kepala SMAN 1 Bangilan, Imam Syafi’i, S.Or., M.Pd., menjelaskan bahwa lingkup revitalisasi meliputi rehabilitasi tiga ruang kelas yang sebelumnya mengalami penurunan kualitas.
Berikutnya, satu ruang laboratorium komputer, satu ruang Bimbingan Konseling (BK) serta satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dengan konsep bangunan gandeng selebar enam meter.
Selain itu, dibangun pula tiga unit toilet untuk menunjang kebersihan dan kenyamanan siswa.
Menurut Imam sapaan akrabnya, peningkatan sarana dan prasarana tersebut sangat membantu sekolah dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih layak bagi siswa.
Ruang kelas yang nyaman dan fasilitas pendukung yang memadai diyakini mampu meningkatkan konsentrasi belajar siswa serta mendukung kinerja guru dalam proses pembelajaran sehari-hari.
“Revitalisasi ini memberikan dampak besar terhadap kualitas pembelajaran. Ruang kelas menjadi lebih layak, fasilitas pendukung semakin lengkap, dan suasana belajar jauh lebih nyaman serta aman bagi peserta didik,” ujarnya.
Pendidik senior ini menambahkan, dengan tersedianya laboratorium komputer yang lebih representatif, siswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi digital dan teknologi informasi.
Sementara keberadaan ruang BK dan UKS yang lebih baik juga mendukung layanan konseling serta kesehatan siswa secara optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Imam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas bantuan revitalisasi yang telah diberikan kepada SMAN 1 Bangilan Tuban.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro–Tuban, Hidayat Rahman, yang selama ini memberikan pembinaan, perhatian, dan dukungan terhadap kemajuan sarana prasarana sekolah.
Tak lupa, kata Imam, SMAN 1 Bangilan juga mengapresiasi peran para fasilitator dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang senantiasa mendampingi sekolah dalam setiap tahapan dan progres pembangunan revitalisasi.
Pendampingan tersebut dinilai sangat membantu sekolah dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan standar yang ditetapkan.
Apresiasi juga disampaikan kepada Ketua Komite Sekolah, Nur Hadi, beserta seluruh anggota komite yang selalu aktif mendampingi, mengawal, dan mendukung jalannya pembangunan revitalisasi di SMAN 1 Bangilan.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada para bapak/ibu guru yang selalu mendukung pembelajaran sekolah menjadi lebih bermanfaat langsung pada siswa.
“Harapan kami, program revitalisasi ini dapat terus berlanjut. Masih banyak sarana yang perlu diperbaiki dan dibangun, mengingat kondisi beberapa bangunan yang sudah rusak, sementara jumlah siswa terus bertambah setiap tahunnya. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis kualitas pendidikan di SMAN 1 Bangilan akan semakin meningkat,” harap Imam. (yud)
Editor : Yudha Satria Aditama