Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Universitas PGRI Ronggolawe Tuban Kukuhkan Tiga Guru Besar Sekaligus, Perkuat Posisi Kampus Terbaik di Bumi Wali

Shafa Dina Hayuning Mentari • Rabu, 11 Februari 2026 | 09:12 WIB
Kelima Guru Besar Universitas PGRI Ronggolawe berdiri berdampingan dengan Ketua Perkumpulan Penyelenggara lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP PT) PGRI Tuban Sudjarwoto, M. H, MM, M.Hum.
Kelima Guru Besar Universitas PGRI Ronggolawe berdiri berdampingan dengan Ketua Perkumpulan Penyelenggara lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP PT) PGRI Tuban Sudjarwoto, M. H, MM, M.Hum.

RADARTUBAN – Menjawab tantangan zaman yang semakin dinamis, Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban semakin mengukuhkan diri sebagai perguruan tinggi terbaik di Kabupaten Tuban.

Bertempat di Ballroom Lynn Hotel, kemarin (10/2), perguruan tinggi di Jalan Manunggal Nomor 61 itu sukses mengukuhkan tiga guru besarnya sekaligus, yakni Prof. Dr. Dra. Imas Cintamulya, M.Si sebagai guru besar bidang Pendidikan Biologi, Prof. Dr. Marita Ika Joesidawati, S. T., M.Si., M.Pd sebagai guru besar bidang Perikanan dan Kelautan, dan Prof. Dr. Warli, M.Pd sebagai guru besar bidang Pendidikan Matematika.

Ketiganya semakin menambah rentetan jajaran guru besar Unirow Tuban setelah Prof. Dr. Dra. Supiana Dian Nurtjahyani, M.Kes dan Prof. Dr. Agus Wardhono, M.Pd yang sebelumnya dilantik dengan jabatan fungsional tertinggi di bidang akademik.

Dalam acara tersebut, hadir Ketua Umum BPLP PT PGRI Pusat Prof. Supardi Uki Sajiman, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., Ketua PGRI Jawa Timur Dr. Joko Adi Waluyo, Ketua Perkumpulan Penyelenggara lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP PT) PGRI Tuban Sudjarwoto, S.H, S. Pd, M. H, M.M, M.Hum, Sekretaris Umum PGRI Jawa Timur Drs. Edy Wuryanto, M.Pd., MM., Ketua PGRI Tuban Witono, dan jajaran Forkopimda Tuban.

Foto-foto selengkapnya di sini...

Hadir pula ketua, sekretaris, anggota senat, wakil rektor, guru besar, jajaran dekan, civitas akademika Unirow Tuban, hingga keluarga ketiga guru besar yang dikukuhkan.

Di kesempatan yang sama, disampaikan orasi ilmiah oleh ketiga guru besar yang dikukuhkan sebagai bentuk kontribusi pemikiran bagi kemajuan ilmu pengetahuan.

Penyampaian orasi ini tidak hanya sekadar seremonial akademik, namun juga menjadi momentum bagi Unirow Tuban untuk mengukuhkan perannya sebagai pusat keunggulan dalam perkembangan pendidikan di Bumi Ronggolawe.

Orasi ilmiah dengan judul Paradigma Baru Pembelajaran Biologi Abad 21: Gaya Kognitif sebagai FondasiPengembangan Intelektual, LiterasiDigital, dan Nilai Spiritual mengawali sesi ini oleh Prof. Dr. Dra. Imas Cintamulya, M.Si.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Dr. Dra. Imas Cintamulya M.Si memiliki visi untuk untuk membangun Paradigma Pembelajaran Biologi Abad ke-21 yang lebih adaptif, humanis, dan berorientasi masa depan.

‘’Visi dari orasi ilmiah ini adalah menghadirkan pembelajaran biologi yang utuh: cerdas secara intelektual, unggul dalam literasi digital, dan berkeadaban dalam sikap dan nilai,” paparnya di hadapan para tamu undangan.

Selanjutnya orasi ilmiah Benteng Biru Nusantara: Bioteknologi Kelautan sebagai Fondasi Adaptasi Iklim dan Pertahanan Pantai, Restorasi Biodiversitas, serta Kemandirian Ekonomi Biru disampaikan oleh Prof. Dr. Marita Ika Joesidawati, S. T., M.Si., M.Pd.

‘’Tiga pilar yang telah dibangun, adaptasi iklim dan pertahanan pantai, restorasi biodiversitas, serta kemandirian ekonomi biru, bukanlah jalan yang terpisah.

Mereka adalah satu kesatuan yang saling menguatkan.

Ketahanan pantai akan memperkuat ekosistem, ekosistem yang sehat akan mendukung keanekaragaman hayati, dan keanekaragaman hayati yang terjaga akan menjadi pondasi bagi ekonomi biru yang berkelanjutan,” jelasnya.

Dilanjutkan oleh Prof. Dr. Warli, M.Pd. Dia menyampaikan orasi ilmiah dengan judul Penguatan Berpikir Aljabar dengan Intervensi Scaffolding sebagai Pemutus Siklus Kesulitan dalam Mengonstruksi Pembuktian Formal.

Dia menekankan bahwa melalui pengembangan kemampuan berpikir aljabar, siswa akan memahami fokus pada relasi dan representasi dalam menyelesaikan suatu masalah.

‘’Berpikir aljabar penting karena membantu siswa memperluas pemikiran mereka dalam memecahkan masalah konkret. Selain itu, berpikir aljabar memungkinkan siswa membangun generalisasi dari situasi spesifik, dan memahami konsep variabel dan perubahan. Kemampuan ini sangat berguna dalam memodelkan masalah dunia nyata, seperti memprediksi pertumbuhan populasi, menghitung laba dalam bisnis, atau menganalisis data ilmiah, menggunakan representasi simbolis dan fungsi matematika,” terang guru besar yang juga Rektor Unirow Tuban itu.

Sementara itu, dalam sambutannya melalui platform Zoom Meeting Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M mengucapkan selamat atas pengukuhan tiga guru besar baru Universitas PGRI Ronggolawe Tuban.

‘’Luar biasa sekali keberkahan yang diraih oleh Universitas PGRI Ronggolawe Tuban. Karya nyata yang dihasilkan tiga profesor yang bisa memberikan kontribusi nyata untuk kampus berdampak,” tuturnya mengawali.

Prof. Dyah melanjutkan, hari ini merupakan tonggak sejarah untuk Unirow Tuban dalam mewujudkan pentingnya Permendiktisaintek Nomor 39 tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

‘’Kami dari LLDIKTI sangat bersyukur. Kami sangat berharap para profesor yang dikukuhkan hari ini betul-betul mengedepankan penjaminan mutu perguruan tinggi, komitmen dan konsistensi yang dilakukan benar-benar menjiwai kepemimpinan di Unirow Tuban. Kita saatnya untuk melakukan perubahan demi pendidikan tinggi di Indonesia untuk mewujudkan SDM yang unggul dan mampu bersaing hingga internasional,” ujarnya.

Selanjutnya, Ketua Perkumpulan Penyelenggara lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP PT) PGRI Tuban Sudjarwoto, S.H, S. Pd, M. H, M.M, M.Hum turut mengucapkan suka cita atas dikukuhkannya tiga guru besar yang membawa nama Unirow Tuban semakin melambung di bidang akademik.

‘’Momen ini adalah momen yang sangat bersejarah bagi kami. Kami telah melantik guru besar secara bersama-sama. Dengan dilantiknya ketiga akademisi kami sebagai guru besar, diharapkan dapat menjadi contoh bagi semua pihak bahwa Unirow Tuban telah memulai sebuah keberhasilan yang luar biasa,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum BPLP PT PGRI Pusat Prof. Dr. Supardi Uki Sajiman, M.M., M.Pd, berharap bahwa kelima guru besar yang kini dimiliki oleh Unirow Tuban dapat melahirkan generasi-generasi terpelajar di Kabupaten Tuban.

‘’Semoga Unirow bisa kembali menambah jajaran guru besar di tahun-tahun berikutnya,” ujar Supardi. (saf/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #Unirow #profesor #guru besar #universitas