Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sukses Gelar Sidang KTI Siswa, SMAIT Al Uswah Tuban Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Yudha Satria Aditama • Senin, 16 Februari 2026 | 17:49 WIB
SMAIT Al Uswah Tuban menggelar Sidang Karya Tulis Ilmiah tahun ajaran 2025/2026 untuk menumbuhkan budaya literasi dan riset siswa.
SMAIT Al Uswah Tuban menggelar Sidang Karya Tulis Ilmiah tahun ajaran 2025/2026 untuk menumbuhkan budaya literasi dan riset siswa.

RADARTUBAN – SMAIT Al Uswah Tuban kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya literasi dan riset di kalangan pelajar melalui pelaksanaan Sidang Karya Tulis Ilmiah (KTI) Tahun Ajaran 2025/2026.

Kegiatan ini digelar pada Jumat (13/2), mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, di lingkungan sekolah setempat.

Mengusung tema “GEN-Z Collaboration: Menembus Batas Tradisi Melalui Inovasi Sains dan Sosial”, sidang KTI menjadi wadah bagi siswa untuk mempresentasikan hasil penelitian sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan solutif terhadap berbagai persoalan di masyarakat.

Brosur Pendaftaran SMAIT Al Uswah Tuban

Tema tersebut mencerminkan semangat generasi Z yang adaptif terhadap perubahan zaman, namun tetap mampu menghargai nilai-nilai tradisi.

Melalui inovasi di bidang sains dan sosial, para siswa didorong untuk menghadirkan gagasan segar yang aplikatif serta berdampak nyata.

Kepala SMAIT Al Uswah Tuban, Hisyam Ma'rifi, S.Pd., Gr., mengatakan bahwa sidang KTI merupakan bagian dari program unggulan sekolah dalam menumbuhkan budaya literasi dan riset sejak dini.

“Alhamdulillah, pada hari ini SMAIT Al Uswah Tuban dapat kembali melaksanakan Sidang Karya Tulis Ilmiah bagi siswa tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan sekolah dalam menumbuhkan budaya literasi, riset, serta kemampuan berpikir kritis di kalangan peserta didik,” ujarnya.

Kepala sekolah yg pernah menjuarai GCC dan EJies ini itu menambahkan, melalui sidang KTI, siswa dibiasakan untuk tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mampu mengolah, menganalisis, serta menyajikan data secara ilmiah dan sistematis.

“Harapannya, mereka terbiasa menyusun karya yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Tema yang kami angkat mencerminkan semangat generasi muda yang kreatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap berakar pada nilai-nilai luhur budaya bangsa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hisyam berharap dari kegiatan ini lahir gagasan-gagasan segar yang solutif terhadap persoalan di lingkungan sekitar, baik di bidang sains maupun sosial.

“Ke depan, SMAIT Al Uswah Tuban akan terus berkomitmen mengembangkan program-program yang mendorong siswa menjadi pelajar yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan sidang KTI, sekolah menghadirkan dua penguji yang kompeten di bidangnya.

Keduanya adalah Prawoto, S.Pd., yang merupakan pegiat literasi dan ekologi sekaligus founder Ruang Diyaroh, serta Yudha Satria Aditama, Manager Digital Jawa Pos Radar Tuban sekaligus Tim Dewan Juri Tubernova Bapperida Tuban.

Kehadiran para penguji tersebut diharapkan mampu memberikan masukan konstruktif, sekaligus memperkaya wawasan siswa dalam menyusun karya ilmiah yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. (yud)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #karya tulis ilmiah #SMAIT #KTI