Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jadwal SPMB SMA SMK 2026: Skema Berubah, Jalur Domisili Kini Jadi Tahap Awal Pendaftaran

Shafa Dina Hayuning Mentari • Minggu, 19 April 2026 | 15:28 WIB
Jalur domisili diprioritaskan dalam SPMB 2025 sesuai Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025.
Jalur domisili diprioritaskan dalam SPMB 2025 sesuai Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025.

RADARTUBAN – Skema penerimaan siswa baru di sekolah negeri tahun ini mengalami perubahan mendasar. Jalur domisili kini ditempatkan sebagai pintu masuk utama, menggantikan posisi jalur prestasi yang sebelumnya menjadi gelombang awal.

Perubahan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 tentang Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Dalam regulasi itu, jalur penerimaan dibagi ke dalam beberapa kategori, yakni domisili, afirmasi, mutasi, serta prestasi.

Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro-Tuban Agus Hariyono menjelaskan, penempatan jalur domisili di tahap awal merupakan langkah untuk memprioritaskan peserta didik di dalam rayon.

‘’Kalau perbedaan skema jalur tahun ini di mana jalur domisili di letakkan pada awal penerimaan, itu karena kami ingin memberikan kesempatan yang pertama dan utama kepada calon peserta didik yang ada di dalam rayon,” jelasnya melalui sambungan telepon, kemarin (16/4).

Baca Juga: SPMB Domisili SMA 2025 Tak Lagi Utamakan Jarak, Nilai Akademik Jadi Prioritas Utama

Menurut dia, kebijakan tersebut tidak sekadar perubahan urutan tahapan, tetapi bagian dari strategi pemerataan kualitas sumber daya manusia di setiap satuan pendidikan. Dengan mendorong siswa bersekolah di lingkungan terdekat, kata Agus, diharapkan kesenjangan antarsekolah dapat ditekan.

Dia menegaskan, perubahan skema ini telah melalui proses panjang, termasuk pembahasan dan koordinasi dengan berbagai pihak. Sebelum petunjuk teknis (juknis) ditetapkan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan unsur internal maupun eksternal.

Keterlibatan itu mencakup bidang di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, unit pelaksana teknis, cabang dinas, dewan pendidikan, hingga Kementerian Agama dan Dinas Komunikasi dan Informatika.

‘’Prosesnya panjang, ini bukan sekadar perubahan skema yang sederhana. Kami menerima semua masukan dari berbagai pihak sebelum menetapkan juknis,” ujarnya.

Respons positif juga datang dari kalangan sekolah. Kepala SMKN Widang Tuban Nuril Huda menilai, pengutamaan jalur domisili memberi keuntungan bagi siswa dan orang tua, terutama dari sisi akses dan biaya.

‘’Memang jalur domisili lebih diutamakan, dan juga sudah sewajarnya. Karena secara geografis, dari lingkungan terdekat yang sesuai dan memiliki hak untuk masuk di sekolah yang dekat,” ujarnya.

Selain memudahkan akses, kebijakan ini dinilai dapat menekan biaya transportasi serta meningkatkan kenyamanan belajar karena siswa berada di lingkungan yang familiar.

Kedekatan jarak juga dinilai memperkuat komunikasi antara sekolah dan wali murid.

‘’Kami sudah bersiap dan siap untuk menjalankan skema baru ini sesuai dengan juknis. Harapannya perubahan tahapan ini dapat lebih bermanfaat dan efektif untuk peserta didik,” tandasnya.

Adapun tahapan pendaftaran diawali dengan pengambilan pin pada 28 Mei hingga 9 Juni. Selanjutnya, tahap pertama jalur domisili dibuka pada 11–15 Juni.

Baca Juga: SPMB Jalur Domisili Berbeda dengan PPDB Zonasi: Jarak Tak Lagi Jadi Prioritas

Tahap kedua untuk jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi lomba berlangsung pada 12–23 Juni. Tahap ketiga jalur nilai akademik dijadwalkan pada 24–27 Juni, diikuti tahap pemenuhan kuota pada 29 Juni.

Untuk jenjang SMA, kuota dibagi menjadi 35 persen jalur domisili, 30 persen afirmasi, 5 persen mutasi, 5 persen prestasi lomba, dan 25 persen nilai prestasi akademik.

Sementara itu, pada jenjang SMK, komposisi kuota terdiri atas 65 persen nilai prestasi akademik, 15 persen afirmasi, 10 persen domisili, 5 persen mutasi, dan 5 persen prestasi lomba.(saf/ds) 

Editor : Yudha Satria Aditama
#SPMB SMA #Tuban #smkn #jalur domisili