RADARTUBAN – SMKN Jatirogo Tuban terus menegaskan diri sebagai sekolah vokasi unggulan di Kabupaten Tuban.
Menyandang status sebagai Sekolah Pusat Keunggulan, SMK yang berdiri sejak 2005 itu membuktikan komitmennya menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus melahirkan generasi berkarakter, berkompeten, dan berprestasi.
SMKN Jatirogo mengusung visi besar menghasilkan lulusan unggul, adaptif terhadap perubahan, berbudaya lingkungan, serta memiliki karakter kuat.
Visi tersebut tidak berhenti pada slogan, tetapi turut diterjemahkan dalam program pendidikan terstruktur yang berorientasi pada kebutuhan nyata dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Baca Juga: Jerlyn, Siswi SMKN 1 Tuban yang Gigih Lestarikan Tari Tradisional
Sebagai sekolah vokasi modern, lembaga pendidikan yang beralamat di Jalan raya Desa Bader nomor 55, Kecamatan Jatirogo itu memiliki lima konsentrasi keahlian yang menjadi tulang punggung pembelajaran vokasi, yaitu Desain dan Produk Busana (DPB), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) serta Geologi Pertambangan.
‘’Kelima bidang ini dirancang untuk menjawab kebutuhan ril dunia kerja, sekaligus membuka peluang luas bagi peserta didik dalam menentukan masa depan mereka,’’ ungkap Kepala SMKN Jatirogo Darusman, S.Pd., M.Pd.
Dalam implementasinya, SMKN Jatirogo tak hanya memberikan pelajaran berbasis teori, tetapi juga mengedepankan praktik langsung di bengkel dan laboratorium, serta program kerja sama industri.
Pendekatan tersebut sekaligus memastikan siswa terbiasa dengan budaya kerja professional sejak dini.
Komitmen kuat SMKN Jatirogo dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbuah manis melalui berbagai raihan prestasi membanggakan bidang akademik maupun non akademik di tingkat daerah hingga nasional. (Selengkapnya Ada di Grafis)
Keunggulan SMKN Jatirogo tak hanya terlihat dari prestasi para siswa, tetapi juga dari komitmen terhadap lingkungan.
Lembaga pendidikan tersebut sukses meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional, sekaligus menegaskan keseriusannya dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Berbagai capaian tersebut tentu tak lepas dari peran guru, tenaga kependidikan, serta manajemen sekolah yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di SMKN Jatirogo.
Darusman menegaskan, kolaborasi dengan dunia industri menjadi salah satu kunci kesuksesan SMKN Jatirogo mencetak lulusan unggul.
Melalui program magang, teaching factory, serta sinkronisasi kurikulum, siswa memperoleh pengalaman nyata dunia kerja sebelum lulus.
Baca Juga: Musik Jadi Ruang Aman Wulan Rahma, Cara Pelajar SMKN 2 Tuban Kelola Emosi
‘’Sebagai Sekolah Pusat Keunggulan, kami terus berinovasi menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Lulusan SMKN Jatirogo tak hanya siap kerja, tetapi juga siap melanjutkan pendidkan maupun berwirausaha,’’ ujar dia.
Lebih lanjut dikatakan olehnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik guru mapun tenaga kependidikan menjadi fokus utama SMKN Jatirogo untuk menjaga mutu pendidikan.
‘’Dengan bekal kompetensi, karakter serta pengalaman industri, lulusan SMKN Jatirogo memiliki daya saing tinggi maupun membangun usaha mandiri,’’ pungkasnya. (an)
Editor : Yudha Satria Aditama