Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

H-1 Pendaftaran Ditutup, Pendaftar Lomba Literasi Numerasi Radar Tuban - Disdik Tembus 19 Ribu Siswa SD

Shafa Dina Hayuning Mentari • Selasa, 12 Mei 2026 | 08:31 WIB
Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Tuban Dwi Setiawan bersama dengan Kepala Sekolah SDN Latsari Kasmulik memantau pelaksanaan Lomba Literasi Numerasi di SDN Latsari pada tahun lalu. (SHAFA DINA HAYUNING MENTARI/ RADAR TUBAN)
Siswa SDN Latsari tampak fokus mengerjakan lembar soal literasi numerasi. (SHAFA DINA HAYUNING MENTARI/ RADAR TUBAN)

RADARTUBAN – Semangat kompetisi antarsiswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tuban terbilang sangat tinggi. Itu terlihat dari pendaftaran Lomba Literasi dan Numerasi 2026 hasil kerja sama Jawa Pos Radar Tuban dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban.

Hingga H-1 penutupan pendaftaran kemarin (11/5), data sementara menunjukkan lebih dari 19 ribu siswa telah memastikan diri untuk adu kecerdasan dalam perlombaan intelektual tersebut.

Ketua Panitia Lomba Literasi dan Numerasi Yudha Satria Aditama mengungkapkan, gelombang pendaftar terus mengalir sejak dibuka pada Senin (4/5) pekan lalu.

Berdasarkan data panitia, hingga Senin (11/5) siang, tercatat sebanyak 19.038 siswa dari kelas 3, 4, dan 5 SD yang tersebar di 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban telah mendaftarkan diri.

Meski angka pendaftar sudah menembus belasan ribu, Yudha menegaskan bahwa pintu kepesertaan masih terbuka lebar hingga Selasa (12/5). Panitia memberikan batas waktu terakhir bagi sekolah yang ingin memdaftarkan siswanya hingga pukul 15.00 WIB sore nanti.

Baca Juga: Seluruh SDN di Kecamatan Montong Daftarkan 100 Persen Siswanya di Lomba Literasi Numerasi 2026

‘’Pendaftaran resmi kami tutup hari ini (12/5). Tetapi masih ada sisa waktu beberapa jam bagi lembaga pendidikan yang belum mendaftarkan siswanya untuk segera berpartisipasi dalam event tahunan ini," ujar manager digital Jawa Pos Radar Tuban itu, kemarin (11/5).

Setelah fase pendaftaran usai, panitia akan langsung bergerak cepat melakukan persiapan teknis. Tahap distribusi naskah soal dan lembar kerja dijadwalkan pada Sabtu (16/5) mendatang.

Mekanisme pengambilan akan dilakukan secara kolektif oleh pihak sekolah di titik dropping yang telah disepakati Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di masing-masing kecamatan.

Jadwal pengerjaan soal akan dilangsungkan secara serentak di lembaga masing-masing pada Senin (18/5) atau Selasa (19/5). Langkah ini diambil untuk memastikan setiap sekolah memiliki kesiapan sarana yang maksimal.

‘’Sehari setelah pelaksanaan pengerjaan di sekolah, seluruh lembar jawaban harus segera diserahkan ke Dinas Pendidikan Tuban untuk dilakukan proses pemindaian (scanning). Kami mengedepankan akurasi dan objektivitas dalam penilaian selama perlombaan ini," imbuh Yudha.

Para peserta yang berhasil meraih nilai tertinggi di tingkat kecamatan akan mendapatkan tiket emas menuju babak final. Puncak acara Lomba Literasi dan Numerasi tingkat kabupaten dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (30/5). Para jawara dari tiap kecamatan akan dipertemukan untuk memperebutkan gelar juara umum.

Terpisah, Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Tuban Mokhammad Nurdin memberikan dorongan kepada seluruh kepala sekolah di Tuban untuk berupaya menaikkan indeks literasi di Kabupaten Tuban.

Di menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan juga sebagaj tolok ukur kemampuan dasar siswa dalam literasi dan numerasi.

Baca Juga: Rapor Literasi Tuban Terjun Bebas, Dispersip Sebut Imbas Perubahan Sistem Penilaian Nasional

‘’Kegiatan ini sudah memasuki tahun kelima. Selama setengah dekade ini, kita telah melihat bagaimana ajang ini mampu mencetak jajaran siswa berprestasi yang kompetitif. Bagi sekolah yang belum mendaftar, segera manfaatkan waktu yang ada," tegas Nurdin.

Menurutnya, penguatan literasi dan numerasi adalah fondasi utama dalam kurikulum pendidikan saat ini. Melalui kerja sama dengan Radar Tuban, Disdik berharap budaya membaca dan berhitung di kalangan siswa SD semakin meningkat, sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk memacu prestasi di luar jam pelajaran formal.

Dengan jumlah pendaftar yang diprediksi terus bertambah hingga sore nanti, Lomba Literasi dan Numerasi 2026 ini dipastikan akan menjadi panggung persaingan intelektual bagi siswa sekolah dasar di Bumi Ronggolawe tahun ini. (saf/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#disdik #lomba literasi numerasi #Radar Tuban