RADARTUBAN – Suasana khidmat dan haru menyelimuti Ballroom lantai dua, Resto Kayu Manis Tuban, Minggu (10/5). Tempat digelarnya prosesi Graduations & Haflah Qur’an SMAIT Al Uswah Tuban Angkatan IX Tahun 2026 yang mengusung tema Persiapan Menyongsong Masa Depan dengan Iman.
Sebanyak 13 siswa dari 51 siswa yang lulus, dinyatakan lulus dengan sukses menghafal 30 juz Alquran. Sementara 19 siswa sudah mendapatkan kursi di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta terbaik Indonesia melalui jalur prestasi.
Acara tidak hanya menjadi simbol kelulusan, tetapi juga ajang unjuk keberhasilan program unggulan sekolah, yakni Super Tahfidz Qur’an (STQ).
Kepala SMAIT Al Uswah Tuban Hisyam Ma’rifi, S.Pd, Gr mengungkapkan rasa bangganya terhadap para santri angkatan IX yang diwisuda. Ustaz Hisyam menyebut para siswa sebagai generasi yang siap menatap masa depan dengan keyakinan dan keberanian yang berlandaskan iman
Uztaz Hisyam menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan lahirnya harapan baru. ‘’Semoga para alumni tetap menjaga identitas sebagai lulusan sekolah Islam terpadu, yaitu menjadi pribadi yang bertakwa, berakhlak mulia, dan selalu menyertakan doa dalam setiap langkah perjuangannya,’’ harapnya.
Baca Juga: Informasi Penerimaan Santri Baru SMAIT Al Uswah Tuban
Ustaz Hisyam juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ustaz dan ustazah yang telah membimbing siswa. Serta kepada orang tua yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada SMAIT Al Uswah untuk mendidik putra-putri mereka.
Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Al Uswah Centre Tuban Ustaz Akhiyak dalam sambutannya menekankan peran penting sekolah dan orang tua dalam mencetak Generasi Rabbani yang berjiwa Qurani. ‘’Saya mengapresiasi tinggi atas keberhasilan program Super Tahfidz Quran. Siswa hafal 30 juz bukan sekadar prestasi akademik, melainkan bukti keteguhan iman dan kedekatan dengan Alquran,’’ tegas dia.
Ustaz Akhyak juga berpesan agar para lulusan Angkatan IX tetap menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup di mana pun mereka melanjutkan studi. Pihaknya berharap para alumni menjadi "penggerak peradaban" yang membawa manfaat bagi masyarakat dengan akhlak yang mulia.
Dalam sambutannya, Kacabdin Pendidikan Bojonegoro Tuban yang diwakili Kasi SMA Devvy Yuniar, S.Si menyampaikan rasa bangganya. Pejabat yang baru di lantik Januari 2026 lalu itu mengaku Kaget dan penasaran dengan raihan prestasi lulusan SMAIT Al Uswah Tuban.
‘’Karena SMAIT Al Uswah Tuban selalu konsisten sebagai sekolah SMA SWASTA terbanyak yang diterima di PTN jalur SNBP dan Golden Tiket,” ungkap dia yang mengaku kelak bisa menyekolahkan anaknya di Al Uswah.
Acara ditutup dengan sesi motivasi oleh Sherly Annavita. Influencer pendidikan terkenal itu mengupas tentang pentingnya peran anak muda. Menurut dia, lulusan SMAIT Al Uswah Tuban tidak boleh hanya menjadi penonton di masa depan.
‘’Kalian harus menjadi penggerak peradaban dan mengambil peran strategis di masyarakat,” tegasnya.
Influencer keturunan Aceh ini mengajak para wisudawan untuk memiliki pola pikir bertumbuh. Di dunia yang berubah sangat cepat, gelar kelulusan hanyalah langkah awal. Menurut dia, pemuda harus berani keluar dari zona nyaman untuk menemukan potensi terbaiknya. (yud)
Editor : Yudha Satria Aditama