Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

3.025 Siswa SD Negeri dan Swasta se-Kecamatan Tuban Siap Adu Cerdas Literasi dan Numerasi

Shafa Dina Hayuning Mentari • Rabu, 13 Mei 2026 | 13:26 WIB
Bendahara K3S Kecamatan Tuban Donavita memdaftarkan 3.025 siswanya untuk mengikuti Lomba Literasi Numerasi, kemarin (12/5). (SHAFA DINA HAYUNING MENTARI/RADAR TUBAN)
Bendahara K3S Kecamatan Tuban Donavita memdaftarkan 3.025 siswanya untuk mengikuti Lomba Literasi Numerasi, kemarin (12/5). (SHAFA DINA HAYUNING MENTARI/RADAR TUBAN)

RADARTUBAN – Tiga ribu lebih siswa kelas 3, 4, dan 5 jenjang sekolah dasar (SD) di wilayah Kecamatan Tuban siap berkompetisi dalam Lomba Literasi dan Numerasi kerja sama Jawa Pos Radar Tuban dengan Dinas Pendidikan. Seluruh peserta resmi didaftarkan kemarin (12/5).

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Tuban Kasmulik mengatakan, kegiatan literasi-numerasi merupakan kegiatan positif untuk meningkatkan kompetensi peserta didik dalam memahami pelajaran.

‘’Penguatan literasi dan numerasi bukan sekadar tren pendidikan, melainkan kebutuhan mendasar bagi siswa,’’ tegasnya.

Lebih lanjut, Kasmulik menyampaikan, pemahaman literasi dan numerasi sering kali disalah pahami hanya sebatas kemampuan membaca teks atau menghitung angka. Padahal, esensinya jauh lebih dari itu.

Baca Juga: H-1 Pendaftaran Ditutup, Pendaftar Lomba Literasi Numerasi Radar Tuban - Disdik Tembus 19 Ribu Siswa SD

‘’Literasi dan numerasi ini sebagai latihan bagi siswa untuk menganalisa soal. Mereka dilatih untuk mengetahui makna dari sebuah bacaan serta memecahkan masalah yang relevan dengan kehidupan nyata,’’ jelasnya.

Dia menambahkan, kemampuan literasi-numerasi merupakan ujung tombak bagi pemahaman materi pelajaran lainnya. Tanpa kemampuan literasi yang baik, siswa akan kesulitan menyerap informasi dalam mata pelajaran di sekolah. Begitu pula dengan numerasi, tanpa logika matematika yang kuat, siswa akan kesulitan dalam berpikir sistematis.

Pendidikan yang juga Kepala Sekolah SDN Latsari itu menyoroti peran penting tenaga pendidik. Dia menekankan bahwa guru harus memiliki kesadaran penuh bahwa literasi dan numerasi adalah prioritas.

Penyelenggaraan lomba ini, menurutnya, menjadi kegiatan yang membantu para guru di Tuban dalam melatih kemampuan siswa mereka. 

‘’Adanya lomba ini sangat membantu guru-guru di Tuban untuk melatih siswa dalam literasi-numerasi," tambahnya.

Antusiasme terhadap kegiatan ini juga tergolong sangat tinggi. Tercatat sebanyak 38 lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Tuban mengirimkan seluruh peserta didiknya.

Total peserta yang mengikuti ajang ini mencapai 3.025 siswa, sebuah angka yang menunjukkan keseriusan sekolah-sekolah di Bumi Ronggolawe dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Dengan partisipasi yang masif tersebut, Kasmulik berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai seremoni tahunan belaka, melainkan menjadi agenda rutin yang berkelanjutan dengan tujuan untuk menciptakan generasi yang tidak hanya pintar menghafal, tetapi cerdas dalam menganalisis dan solutif dalam menghadapi tantangan di kehidupan sehari-hari.

‘’Harapan kami, kegiatan ini bisa terus dilaksanakan secara konsisten. Kita ingin literasi dan numerasi menjadi budaya belajar, sehingga siswa kita memiliki bekal yang kuat untuk memahami setiap pelajaran,’’ tutup Kasmulik optimistis. (saf/tok)  

Editor : Yudha Satria Aditama
#K3S #lomba literasi numerasi #Radar Tuban