RADARTUBAN - Babak penyisihan Lomba Literasi Numerasi 2026 Jawa Pos Radar Tuban bersama Dinas Pendidikan Tuban dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan, kemarin (18/5).
Sebanyak 24.327 siswa kelas 3, 4, dan 5 jenjang SD adu kompetensi dalam event tahunan tersebut.
Tahun ini merupakan tahun kelima Lomba Literasi-Numerasi digelar bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban.
Seperti halnya tahun-tahun sebelumnya, event pendidikan yang diinisiasi Jawa Pos Radar Tuban ini kembali salah satu program pendidikan yang dinilai memberi dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di Kabupaten Tuban. Khususnya jenjang sekolah dasar.
Kabid Pengelolaan Pendidikan SD Disdik Tuban Mochamad Nurdin mengapresiasi adanya kompetisi literasi-numerasi yang konsisten digelar saban tahun tersebut.
Dia menegaskan bahwa lomba ini memberikan dampak nyata terhadap perkembangan pendidikan di Kabupaten Tuban. Menurutnya, lomba literasi-numerasi ini mampu mampu memacu peningkatan kompetensi siswa sekaligus memperkuat kualitas pendidikan daerah.
‘’Semoga adanya lomba ini, kompetensi siswa di bidang literasi dan numerasi terus meningkat, sehingga berdampak pada kualitas pendidikan di Kabupaten Tuban,’’ harapannya.
Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, setiap sekolah yang mengikutkan siswanya di event ini tampak sangat antusias mengerjakan soal yang tersaji di lembar koran. Di SDN Kebonsari I Tuban, misalnya, semua siswa dari kelas 3-5 diikutkan event ini. Totalnya, 169 siswa.
Plt Kepala UPT SDN Kebonsari I Didik Eko Purwanto menilai bahwa lomba ini tidak sekadar kompetisi. Tapi juga sebagai sarana perbaikan dan evaluasi pembelajaran.
‘’Lomba ini memiliki banyak manfaat bagi siswa maupun guru. Selain meningkatkan kemampuan, juga dapat mendongkrak nilai rapor siswa dan indeks pendidikan daerah,’’ jelas dia.
Hal senada disampaikan Kepala UPT SDN Pucangan I, Kecamatan Montong, Hadi Soeprapto.
Dia menyebut, Lomba Literasi Numerasi menjadi tolok ukur kemampuan siswa dalam menyerap materi pembelajaran di kelas. Hasil di kompetisi akan menjadi bahan evaluasi sekolah untuk memperbaiki metode pembelajaran.
‘’Dari sini, kami nantinya dapat melihat sekaligus mengetahui sejauh mana siswa memahami materi yang telah diajarkan, ini menjadi acuan penting untuk perbaikan pembelajaran ke depannya,’’ ujar dia.
Setali tiga uang, pernyataan serupa juga dikatakan Kepala SDN Pucangan II, Kecamatan Montong, Ike Widiastuti.
Menurutnya, selain mengasah kemampuan akademik, kompetisi ini juga melatih siswa berkompetisi sejak dini sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir logis dan analitis.
Baca Juga: K3S Merakurak Sebut Literasi Numerasi Radar Tuban Jadi Fondasi Penting Pendidikan
Disampaikan kepala sekolah yang juga menjabat sebagai Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Kecamatan Montong itu, antusias mengikuti Lomba Literasi Numerasi dibuktikan sekolah di Kecamatan Montong yang mendaftarkan seluruh siswa kelas, 3, 4, dan 5 se-kecamatan tersebut secara kolektif. Total sebanyak 1.049 siswa turut berpartisipasi.
‘’Ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kompetensi siswa sejak dini. Kami mengetahui bahwa rapor literasi di Kabupaten Tuban tengah menurun, sehingga kegiatan tahunan Lomba Literasi Numerasi penting diadakan,’’ tandasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama