Molor dari Target Awal, Pembangunan Gedung SR Tuban Dikejar Tenggat 25 Juli Jelang MPLS

Ahmad Atho'illah • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 14:24 WIB
Pembangunan gedung permanen SR Terintegrasi 18 Kabupaten Tuban di Jalan Letda Sucipto, Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban yang sampai saat ini belum rampung. (Andreyan/Radar Tuban)
Pembangunan gedung permanen SR Terintegrasi 18 Kabupaten Tuban di Jalan Letda Sucipto, Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban yang sampai saat ini belum rampung. (Andreyan/Radar Tuban)

RADARTUBAN – Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) sekolah rakyat (SR) gelombang dua akan digelar serentak pada 31 Juli 2026 di 63 titik gedung permanen se-Indonesia. Dan salah satunya termasuk SR Terintegrasi 18 Kabupaten Tuban.

‘’Hasil rapat bersama Kementerian Sosial, SR Tuban diputuskan mengikuti MPLS gelombang dua akhir bulan ini, yakni 31 Juli,’’ kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos P3APMD) Tuban Sugeng Purnomo selaku tim koordinasi SR Tuban.

Namun, sejauh mana progres dan kesiapan calon gedung SR permanen di Kelurahan Mondokan, Jalan Letda Sucipto, Sugeng belum bisa memastikan. ‘’Berapa (progres, red) pastinya, saya belum bisa menyampaikan. Kalau minggu lalu sudah sekitar 85 persen. Mungkin minggu baru akan kami cek lagi (progresnya, red),’’ ujarnya.

Baca Juga: Pembangunan Gedung Gagal Capai Target, Hari Pertama Masuk Sekolah Rakyat Tuban Ditunda Akhir Juli

Seiring dengan sisa waktu kurang lebih sepekan, apakah MPLS SR Tuban memungkinkan mengikuti gelombang dua? Sugeng menegaskan, ihwal progres dan kesiapan gedung permanen SR untuk menggelar MPLS bukan kewenangannya.

Yang jelas, terang mantan Camat Kerek itu, pembangunan SR permanen Tuban ditarget dan diharuskan rampung pada 25 Juli. Artinya, sepekan menjelang MPLS SR gelombang dua dimulai, seluruh sarana-prasarana dan fasilitas penunjang lain harus sudah siap.

‘’Intinya, tanggal 25 Juli ditarget sudah harus selesai. Soal apakah selesai atau tidak, itu bukan urusan kami, tapi tanggung jawab sana (rekanan yang mengerjakan proyek, red),’’ ungkapnya.

Untuk diketahui, pembangunan mega proyek gedung SR permanen senilai kurang lebih Rp 200 miliar ini sebenarnya ditargetkan rampung 20 Juni lalu.

Dan sebelum itu—pada pertengahan Mei lalu—dengan kepercayaan diri tinggi, Koordinator Pembangunan Wilayah Tuban Agus Saputra menyatakan bahwa pembangunan SR permanen Tuban akan tuntas sesuai target, yakni 20 Juni 2026. Bahkan, dengan optimisme tinggi dia mengatakan, target tersebut cukup realistis.

Namun, bukannya konsisten dengan apa yang telah diucapkan, hingga saat ini malah tak kunjung rampung.

Dikonfirmasi terkait target terbaru, hingga berita ini ditulis tadi malam, Koordinator Pembangunan Wilayah Tuban Agus Saputra memilih konsisten menutup diri. Sejak molor dari target 20 Juni lalu, tidak pernah sekalipun menjawab konfirmasi wartawan koran ini. (tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Tuban Sekolah Rakyat mondokan sr