RADARTUBAN- Grup musik No Na resmi menyapa kembali para penggemarnya lewat karya terbaru bertajuk "HONK!". Peluncuran ini langsung menyedot perhatian publik dan memicu perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Banyak pendengar yang menyoroti perubahan signifikan pada arah dan konsep bermusik yang kini dibawakan oleh grup tersebut.
Garis perdebatan terasa kian sengit menghiasi berbagai kolom komentar di jagat maya.
Sebagian netizen terang-terangan meluapkan rasa kecewa dan merasa lebih nyaman jika no na tetap mempertahankan konsep serta warna musik lama seperti pada lagu Superstitious dan Falling in Love.
Bagi sebagian pendengar, karakter terdahulu sudah sangat melekat kuat dan menjadi identitas utama yang membuat setiap lagu grup ini punya daya pikat tersendiri serta emosi yang begitu mendalam.
Baca Juga: Stand Up di Gedung KPK, Mukmin Sindir Dugaan Korupsi MBG hingga Nasib Guru Honorer
Di sisi lain, tidak sedikit pula netizen yang justru memberikan apresiasi tinggi dan pasang badan atas langkah berani ini. Mereka sangat menyukai keputusan no na yang mau terus mengeksplorasi genre anyar tanpa takut keluar dari pola aman.
Keberanian mendobrak batasan lama ini dinilai sebagai wujud kedewasaan dalam berkarya, sehingga sajian musik yang dibawakan tidak terasa monoton dan selalu punya suntikan energi baru yang lebih segar dengan menghadirkan nuansa baru yang ceria dan khas Indonesia yang membuat sebagian penggemar merasa dejavu dengan fenomena om telolet om yang viral pada tahun 2016.
Fenomena riuh di dunia maya ini juga sempat dirangkum secara singkat oleh kreator konten YouTube, Yusril Kim, yang mengulas garis besar reaksi publik dan riuhnya perbincangan netizen terkait rilisan anyar tersebut.
Di tengah sengitnya silang pendapat mengenai konsep musik baru ini, kekhasan no na sebenarnya sudah terbukti lewat torehan prestasi positif pada karya sebelumnya.
Seperti hal nya lagu Rollerblade yang sukses masuk dalam Editor Fix Best Indonesian Songs Of the Year so far versi Spotify yang berhasil memikat hati pendengar luas.
Keberhasilan Rollerblade membuktikan bahwa no na memiliki pondasi musik yang sangat kuat di pasaran.
Pencapaian manis dari karya terdahulu tersebut sekaligus mempertegas bahwa keberanian eksplorasi yang mereka tunjukkan hari ini bukanlah tanpa arah.
Walau perdebatan mengenai "HONK!" masih terus bergulir, dinamika respons publik ini justru menjadi sinyal hidup bahwa keberadaan serta langkah bermusik no na akan selalu menyita perhatian dan diperhitungkan di kancah musik tanah air. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni