RADARTUBAN – Harlah ke-21 Yayasan Bahrul Huda Tuban menjadi momentum syukuran sekaligus refleksi atas perjalanan panjang yayasan dalam menghadirkan pendidikan berkualitas bagi masyarakat.
Selama lebih dari dua dekade, Yayasan Bahrul Huda terus tumbuh dan berkembang dengan menghadirkan layanan pendidikan yang semakin lengkap, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan zaman.
Konsistensi tersebut diwujudkan melalui pengembangan pendidikan secara berjenjang, mulai dari KBTK BAS, SD BAS, MI Bina Anak Sholeh, SMP BAS, hingga SMA Al Huda Boarding School.
Baca Juga: Rekomendasi 4 SD Swasta Terbaik di Tuban 2026, Cek Keunggulan, Akreditasi, dan Kondisi Terbaru
Setiap jenjang memiliki keunggulan dan program unggulan masing-masing, namun semuanya berada dalam satu visi untuk membentuk generasi yang unggul secara akademik, berkarakter, berakhlak, serta memiliki wawasan global.
Di jenjang KBTK BAS, Yayasan Bahrul Huda terus mengembangkan layanan pendidikan anak usia dini yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran, tetapi juga memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga.
Salah satu inovasi yang kini dikembangkan adalah layanan afterschool, sehingga orang tua memiliki pilihan layanan pendidikan dan pendampingan anak yang lebih komprehensif.
Memasuki jenjang sekolah dasar, SD BAS menghadirkan Global Excellent Class sebagai salah satu program unggulan.
Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas dengan penguatan kemampuan akademik, bahasa, berpikir kritis, kreativitas, serta kompetensi yang dibutuhkan peserta didik untuk menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Sementara itu, MI Bina Anak Sholeh (MI BAS) hadir dengan keunggulan tersendiri. MI BAS menjadi madrasah pertama dan satu-satunya di Tuban yang menerapkan kurikulum internasional.
Penerapan kurikulum tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis madrasah mampu beradaptasi dengan perkembangan pendidikan global, sekaligus tetap menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama dalam pembentukan karakter peserta didik.
Pada jenjang SMP BAS, Yayasan Bahrul Huda mengembangkan konsep pendidikan Full Day School dan Boarding International. Melalui lingkungan pendidikan yang lebih terintegrasi, siswa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus karakter, kemandirian, kepemimpinan, kemampuan berbahasa, serta wawasan internasional.
Pengembangan pendidikan tersebut kemudian berlanjut di jenjang SMA Al Huda Boarding School. Hasilnya menunjukkan capaian yang membanggakan. 100 persen lulusan SMA Al Huda berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dengan 93 persen diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) dan 7 persen melanjutkan ke perguruan tinggi swasta (PTS) favorit.
Capaian tersebut semakin diperkuat dengan prestasi siswa SMA Al Huda di tingkat internasional melalui ajang SEAMEO. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa tidak hanya dipersiapkan untuk unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan dan pengalaman untuk berkompetisi di tingkat internasional.
Tidak berhenti pada capaian tersebut, SMA Al Huda terus melakukan inovasi untuk memberikan pilihan layanan pendidikan sesuai kebutuhan masyarakat. Mulai tahun ajaran ini, SMA Al Huda akan membuka program Full Day School, melengkapi program boarding yang selama ini menjadi salah satu keunggulannya.
Dengan hadirnya program Full Day School, masyarakat memiliki pilihan layanan pendidikan yang lebih beragam. Siswa tetap mendapatkan pembelajaran yang optimal dalam lingkungan sekolah yang terintegrasi, dengan penguatan akademik, karakter, keislaman, dan kompetensi global.
Ketua Umum Yayasan Bahrul Huda Tuban, Gus H.M. Syafiq Syaqui, Lc., M.Ag., mengatakan bahwa perjalanan 21 tahun Yayasan Bahrul Huda merupakan perjalanan yang terus berkembang dan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.
“Yayasan Bahrul Huda ingin menghadirkan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat Tuban. Karena itu, setiap jenjang terus kami kembangkan dengan keunggulan dan inovasi masing-masing, tetapi tetap memiliki satu tujuan, yaitu membentuk generasi yang unggul, berkarakter, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan global,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik dan prestasi, tetapi juga dari kemampuan lembaga dalam menyiapkan peserta didik menjadi pribadi yang mandiri, memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Pengasuh Ma’had Bahrul Huda, KH. Fathul Huda, turut menyampaikan rasa syukur atas perjalanan Yayasan Bahrul Huda yang telah memasuki usia ke-21. Menurutnya, perkembangan lembaga pendidikan yang terus berjalan menjadi bagian dari ikhtiar untuk memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.
“Semoga ke depan Yayasan Bahrul Huda semakin dicintai masyarakat luas,” ungkap mantan Bupati Tuban itu.
Selama 21 tahun, Yayasan Bahrul Huda terus berkomitmen menghadirkan ekosistem pendidikan yang lengkap dan berkelanjutan. KBTK BAS dengan layanan afterschool, SD BAS dengan Global Excellent Class, MI Bina Anak Sholeh dengan kurikulum internasional, SMP BAS dengan Full Day School dan Boarding International, serta SMA Al Huda dengan program boarding, prestasi internasional, capaian lulusan perguruan tinggi, dan program Full Day School yang mulai dibuka tahun ini.
Rangkaian pengembangan tersebut menunjukkan bahwa Yayasan Bahrul Huda tidak sekadar membangun lembaga pendidikan, tetapi terus membangun ekosistem pendidikan yang mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan karakter.
Memasuki usia ke-21, Yayasan Bahrul Huda bertekad untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Tuban. Dari pendidikan usia dini hingga pendidikan menengah, setiap jenjang dipersiapkan untuk menjadi bagian dari perjalanan anak menuju masa depan yang lebih baik.
21 tahun Yayasan Bahrul Huda menjadi bukti bahwa pendidikan yang berkualitas adalah proses panjang yang membutuhkan konsistensi, inovasi, dan komitmen untuk terus berkembang. (yud)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban