Bukan Cuma Belajar Teori, Ini Alasan Magang di Radar Tuban Asyik dan Edukatif

Shafa Dina Hayuning Mentari • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:10 WIB
Salah seorang peserta magang Jawa Pos Radar Tuban tengah melakukan wawancara bersama narasumber di Taman Abhipraya Tuban. (Shafa Dina Hayuning Mentari/ Radar Tuban)
Salah seorang peserta magang Jawa Pos Radar Tuban tengah melakukan wawancara bersama narasumber di Taman Abhipraya Tuban. (Shafa Dina Hayuning Mentari/ Radar Tuban)

RADARTUBAN – Program magang di Jawa Pos Radar Tuban memberikan pengalaman kerja lapangan dan industri media digital yang intensif bagi para mahasiswa maupun pelajar. 

Tidak hanya berkutat dengan teori di dalam ruangan, para peserta magang terjun langsung ke lapangan untuk mengasah keterampilan jurnalistik, produksi media, hingga eksekusi konten digital secara profesional.

Baca Juga: Targetkan 150 Ribu Peserta MagangHub pada 2026, Menaker Yassierli Ajak Perusahaan KEK Mandalika Terlibat

Melalui program magang ini, para peserta dilatih secara intens selama beberapa bulan dalam penguasaan hard skill dan soft skill di industri kreatif. 

Lingkungan kerja ini dirancang agar setiap peserta dapat merasakan ritme kerja media profesional secara nyata, mulai dari pencarian ide, liputan lapangan, hingga proses publikasi konten dan artikel.

Salah satu kegiatan utama dalam program magang ini adalah produksi konten video kreatif. Para peserta tidak hanya menerima instruksi, melainkan dituntut aktif langsung dalam proses produksi konten. 

Secara berkelompok, peserta magang diajak merancang konsep visual yang menarik, menyusun storyboard, hingga menentukan sudut pandang konten yang sesuai dan menarik minat penonton di media sosial. Proses ini melatih kolaborasi tim dan kemampuan komunikasi antarpribadi secara nyata.

Saat turun ke lapangan, peserta magang akan melakukan wawancara langsung dengan berbagai narasumber. Kegiatan ini efektif untuk melatih keberanian serta ketajaman jurnalistik.

Bukan hanya itu,  peserta magang akan langsung terlibat dalam proses perencanaan konsep yang representatif untuk mendukung jalan cerita, mengolah materi mentah menjadi video siap siar secara mandiri, dan memanfaatkan berbagai perangkat lunak penyuntingan video terkini.

Aktivitas magang tidak berhenti saat kembali ke meja kerja. Di dalam kantor Jawa Pos Radar Tuban, suasana produktif tetap terjaga melalui penugasan berbasis platform digital.

Para peserta dibekali kemampuan menulis artikel evergreen yang informatif, relevan, dan memiliki daya tahan keterbacaan panjang di mesin pencari.

Keterampilan ini melatih pemahaman struktur penulisan berita, pemilihan kata kunci, serta penyampaian informasi bagi pembaca online.

Selain penulisan artikel, peserta juga terlibat dalam pembuatan desain visual untuk unggahan media sosial.

Proses ini mencakup penyusunan infografis, informasi edukatif, hingga visual pendukung berita yang komunikatif.

Pengalaman ini menjadikan program magang di Jawa Pos Radar Tuban bukan sekadar pemenuhan kewajiban akademis, melainkan wadah pembentukan portofolio kerja yang solid di bidang jurnalistik dan industri media kreatif. (*)

Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari
Sumber : Radar Tuban
magang radar tuban magang asyik Jawa Pos Radar Tuban magang Radar Tuban