RADARTUBAN - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi kembali membuka pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026.
Program bantuan biaya pendidikan ini ditujukan bagi putra-putri terbaik bangsa yang ingin atau sedang menempuh studi di perguruan tinggi dalam negeri untuk jenjang D4/S1, S2, hingga S3.
Masa pendaftaran dibuka sangat singkat, yaitu mulai tanggal 20 hingga 24 Agustus 2026. Seluruh berkas dan formulir wajib diunggah secara daring melalui portal resmi Beasiswa Unggulan Kemendikdasmen.
Baca Juga: Kabar Baik untuk Atlet Indonesia, Pemerintah Siapkan Beasiswa Kuliah Khusus Atlet Berprestasi
Kelompok Masyarakat Penerima Beasiswa
Berdasarkan ketentuan resmi Kemendikdasmen, terdapat dua kategori utama penerima beasiswa ini:
- Masyarakat Berprestasi: Diperuntukkan bagi individu yang memiliki prestasi akademik atau non-akademik di tingkat nasional maupun internasional, serta berkontribusi aktif dalam meningkatkan daya saing bangsa.
- Penyandang Disabilitas: Mencakup penyandang disabilitas fisik, intelektual, mental, atau sensorik, baik kategori disabilitas tunggal, ganda, maupun multi.
Persyaratan Umum Kategori Masyarakat Berprestasi
- Mengantongi surat rekomendasi dari institusi tempat bekerja atau instansi terkait lainnya.
- Tidak sedang menerima pembiayaan beasiswa sejenis dari sumber lain.
- Belum pernah menyelesaikan pendidikan pada jenjang yang sama.
- Terdaftar atau diterima di perguruan tinggi terakreditasi minimal B/Baik.
- Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, atau pelaku budaya.
- Diutamakan bagi mahasiswa kelas reguler dan memiliki bukti sertifikat prestasi nasional/internasional.
Persyaratan Khusus Berdasarkan Jenjang Studi
- Jenjang D4/S1: Merupakan lulusan maksimal dua tahun sebelumnya. Bagi mahasiswa on-going, wajib memiliki IPK minimal 2,75. Menyerahkan Letter of Acceptance (LoA) atau surat aktif kuliah, sertifikat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), dan esai.
- Jenjang S2: Berusia maksimal 32 tahun (pendaftar baru) atau 33 tahun (mahasiswa on-going) per 31 Desember tahun pendaftaran. Memiliki IPK S1/S2 minimal 3,00, LoA atau surat aktif kuliah, sertifikat UKBI, rencana studi, dan esai.
- Jenjang S3: Berusia maksimal 46 tahun (pendaftar baru) atau 47 tahun (mahasiswa on-going) per 31 Desember tahun pendaftaran. Memiliki IPK S2 minimal 3,00, LoA atau surat aktif kuliah, sertifikat UKBI, proposal disertasi, dan esai.
Dokumen Administrasi yang Wajib Diunggah
Para pelamar diharuskan mengunggah dokumen pendukung secara lengkap di portal resmi, antara lain:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan NPWP.
- Kartu Mahasiswa, KHS, dan KRS (khusus mahasiswa on-going)
- LoA unconditional atau surat keterangan aktif kuliah.
- Ijazah dan transkrip nilai jenjang sebelumnya.
- Sertifikat UKBI.
- Rencana studi (S2) atau proposal disertasi (S3).
- Surat rekomendasi dan surat pernyataan.
- Sertifikat prestasi nasional/internasional (jika ada).
- Surat keterangan disabilitas dari dokter/ahli (khusus pelamar kategori disabilitas).
Tahapan Seleksi
Setelah proses pendaftaran ditutup pada 24 Agustus 2026, pendaftar yang lolos akan mengikuti alur seleksi yang terdiri dari seleksi administrasi, seleksi wawancara, pembekalan, hingga penandatanganan kontrak.
Informasi selengkapnya dapat diakses secara berkala melalui laman resmi Kemendikdasmen. (*)
Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari