Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

603 Pendukung Bacalon DPD di Tuban Dinyatakan TMS

Amin Fauzie • Selasa, 28 Februari 2023 | 22:25 WIB
Photo
Photo
Radartuban.jawapos.com – Bakal calon anggota (bacalon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) harus banyak melakukan perbaikan data dukungannya di Tuban. Pasalnya, setelah dilakukan verifikasi faktual (verfak) banyak dukungan yang tidak memenuhi syarat (TMS).

Berdasarkan hasil rekapitulasi verfak, dari 12 bacalon di Tuban dengan jumlah dukungan 704 orang, yang memenuhi syarat (MS) hanya 101 orang. Sementara yang tidak memenuhi syarat (TMS) 603 orang.

[irp posts="8960" ]

Diwawancarai Jawa Pos Radar Tuban, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban Nur Hakim mengatakan, banyaknya dukungan yang dinyatakan TMS karena masing-masing bacalon DPD tidak melakukan pengawalan dengan baik. Termasuk memastikan data-data dukungan agar saat diverfak sesuai dengan data dukungan mereka.

‘’Karena minimnya pengawalan dalam tahap verfak, banyak yang TMS,’’ ujarnya usai menyampaikan rekapitulasi hasil verfak bacalon DPD di kantor KPUK Tuban kemarin (27/2).

Dia menyampaikan, jumlah dukungan DPD di Tuban sangat sedikit. Dari 12 bacalon yang mendukung hanya 1.824 orang. Setelah diverifikasi administrasi, hanya 704 orang yang MS.

Dari 704 orang inilah, KPUK melakukan verfak. Hasilnya, 101 orang dinyatakan MS dan 603 TMS.

‘’Tuban memang bukan daerah prioritas sebaran suara, sebab bacalon DPD tersebut tidak ada yang asli Tuban,’’ ujarnya.

Hakim, sapaannya, juga menyampaikan, perwakilan bacalon tersebut tidak semuanya ada di Tuban. Hal itu terlihat saat penyampaian hasil rekapitulasi verfak kemarin.

Saat penyampaian berita acara kepada masing-masing perwakilan bacalon DPD, hanya empat perwa kilan bacalon DPD yang hadir. Empat perwakilan itu merupakan liaison officer (LO) AA Lanyalla Mahmud Mattalitti, Doddy Dwi Nugroho, Ayub Khan, dan Siti Rafika Hardhiansari. Sementara delapan calon lain yang memiliki keterwakilan di Tuban tidak hadir.

Setelah data hasil verfak diserahkan kepada KPU Provinsi Jatim, lanjut dia, penyelenggara pemilu tingkat provinsi tersebut akan merekapitulasi.

Sementara itu, Divisi Penyelesaian Sengketa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tuban Sunarso mengatakan, berdasarkan laporan dari anggotanya saat melakukan pengawasan verfak, banyaknya TMS karena sebagian besar orang yang diklaim sebagai pendukung mengaku tidak tahu.

‘’Makanya oleh petugas verfak dinyatakan TMS,’’ tegasnya. (fud/ds)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Amin Fauzie
#Pemilu 2024 #verifikasi bacaleg #hasil verfak bacalon DPD #verifikasi faktual #caleg dpd