Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sukses Letakkan Dasar Pembangunan di Tuban, Berikut Tiga Konsep Mas Bupati

Amin Fauzie • Kamis, 22 Juni 2023 | 19:23 WIB
Photo
Photo
RADAR TUBAN - Periode krusial seorang pemimpin dalam menjalankan roda pemerintahan telah dilalui Bupati Aditya Halindra Faridzky bersama Wakil Bupati Riyadi. Tepat 20 Juni 2023, keduanya genap dua tahun berkolaborasi memimpin Kabupaten Tuban.

Selama hampir setengah periode ini, kepemimpinan Mas Lindra terbilang sukses dan membawa banyak perubahan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Tuban Arif Handoyo memaparkan beberapa catatan keberhasilan pembangunan selama dua tahun Mas Lindra—sapaan akrab bupati—memimpin Kabupaten Tuban.

Keberhasilan itu meliputi banyak sektor. Di antaranya, sektor ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan penataan birokrasi.

Disampaikan Arif, dalam menjalankan roda pemerintahan, Mas Lindra menerapkan konsep kolaborasi, inovasi, dan karya. Ketiga konsep inilah yang menjadi fondasi pembangunan di Kabupaten Tuban.

‘’Sejak awal (memimpin Kabupaten Tuban, Red), konsep kolaborasi, inovasi, dan karya, menjadi kata kunci yang selalu ditekankan Mas Bupati kepada seluruh jajaran di lingkup Pemkab Tuban.

Satu sama lain harus saling kolaborasi, tidak lelah dalam berinovasi, hingga  menghasilkan karya untuk pembangunan Kabupaten Tuban yang lebih baik,’’ ujarnya saat diwawancarai Jawa Pos Radar Tuban perihal konsep kepemimpinan yang dijalankan Mas Lindra.

Sebagai “juru bicara” Pemkab Tuban, Arif paham betul fondasi leadership yang diterapkan Mas Lindra. Berkat konsep kepemimpinan yang baik itulah, Pemkab Tuban berhasil meraih banyak apresiasi dan prestasi. Baik level regional maupun nasional.

Sejak dilantik pada 20 Juni 2021 hingga saat ini, sebanyak 29 penghargaan diterima Pemkab Tuban. Rinciannya, 9 penghargaan di tahun 2021, 13 penghargaan di 2022,  dan 7 penghargaan di tahun ini. Puluhan penghargaan yang diterima Mas Lindra tersebut, terang Arif, berasal dari berbagai bidang. Dari bidang pembangunan ekonomi hingga penataan birokrasi. Dua di antara penghargaan terakhir, yakni penghargaan dari Kementerian Pertanian atas dedikasi, kontribusi, dan keberhasilan dalam membangun bidang pertanian di Kabupaten Tuban dan penghargaan predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas pengelolaan keuangan Pemkab Tuban.

Selain WTP, Mas Lindra juga berhasil menata birokrasi hingga meraih penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan predikat BB dan penghargaan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) dengan predikat BB, yang sebelumnya B.

‘’Semua itu tidak lepas dari implementasi konsep kepemimpinan yang menjadi fondasi Mas Bupati dalam menjalankan roda pemerintahan: kolaborasi, inovasi, dan karya,’’ tuturnya.

Dari sekian keberhasilan pembangunan selama dua tahun tersebut, yang patut menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Tuban adalah sektor ekonomi selama 2022 lalu. Sebab, baru kali ini pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tuban melejit hingga 8,88 persen. Tertinggi se-Jawa Timur.

Selain mencatatkan rekor pertumbuhan ekonomi tertinggi sepanjang sejarah pemerintahan Kabupaten Tuban, juga melampaui pertumbuhan ekonomi provinsi yang rata-rata hanya 5,34 persen dan nasional 5,31 persen.

‘’Selama pandemi hingga saat ini, Mas Bupati sangat fokus dalam menggerakkan roda perekonomian. Perlahan namun pasti, Alhamdulillah ekonomi di Kabupaten Tuban terus tumbuh,’’ terang mantan Kabag Hukum Setda Tuban itu.

Pun di bidang infrastruktur dan penguatan sumber daya manusia (SDM). Dipaparkan Arif, pasca dicabutnya kebijakan PPKM selama pandemi Covid-19 oleh Presiden Joko Widodo, pembangunan infrastruktur di Tuban langsung tancap gas. Berbagai program pembangunan yang sempat tertahan langsung dimaksimalkan.

Pada 2022, telah terbangun jalan lingkungan sepanjang 466 kilometer, jalan poros sepan jang 222, 89 kilometer, jembatan 12 unit, rehab sekolah sebanyak 199 ruang kelas, dan berbagai infrastruktur lainnya.

Lebih lanjut disampaikan, masifnya pembangunan infrastruktur tersebut, juga diimbangi dengan penguatan peningkatan kualitas SDM. Salah satunya menggenjot program pengembangan SDM.

‘’Alhamdulillah, pada akhir 2022 lalu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tuban mencapai sebesar 69,67 persen,’’ ungkapnya.

Begitu pun di bidang birokrasi, lanjut Arif, juga tidak kalah untuk ditata, bahkan sangat fokus. Sebab, fondasi ketepatan pela yanan kepada masyarakat adalah birokrasi yang baik. Utamanya dalam hal pengelolaan keuangan daerah.

Satu di antara bukti keberhasilan Pemkab Tuban dalam pengelolaan anggaran daerah adalah predikat opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

‘’Dan Mas Bupati berhasil mempertahankan itu (laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2022 meraih predikat WTP, Red),’’ tandas Arif, dan masih banyak keberhasilan lain selama dua tahun kepemimpinan Bupati Aditya Halindra Faridzky. (tok)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Amin Fauzie
#Tuban #2 tahun kepemimpinan #Lindra-Riyadi #Bupati Tuban #2 tahun kepemimpinan bupati