Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Terkait Langkah Kaesang Pangarep sebagai Ketum PSI, Said Abdullah: Tak Ada yang Luar Biasa

Dwi Setiyawan • Rabu, 27 September 2023 | 00:14 WIB
Ketua Banggar DPR Said Abdullah memberikan pemaparan dalam Rapat Kerja Banggar DPR bersama Pemerintah yang dipantau secara daring di Jakarta, Selasa (19/9/2023). (ANTARA/Imamatul Silfia)
Ketua Banggar DPR Said Abdullah memberikan pemaparan dalam Rapat Kerja Banggar DPR bersama Pemerintah yang dipantau secara daring di Jakarta, Selasa (19/9/2023). (ANTARA/Imamatul Silfia)

RADARTUBAN-PDI Perjuangan kembali menyatakan tak terpengaruh dengan langkah politik putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep yang kini didapuk sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pernyataan kali ini disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah.

"PDI Perjuangan terlalu besar untuk terusik hanya oleh satu dua orang apalagi yang bukan menjadi pengurus inti. Jika seorang pengurus keluar, masih ada puluhan, ratusan, ribuan dan bahkan jutaan yang siap menggantikan," ujar Said dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (26/9), sebagaimana dikutip dari ANTARA.

Said menyatakan partainya sudah terbiasa dengan kader yang memilih jalan berbeda.

Dia juga menyebut PDI Perjuangan karena kerja keras Ketua Umum Megawati Soekarnoputri telah menjelma menjadi partai modern dengan mekanisme sistem yang telah baku.

‘’Insyaallah tidak akan terganggu oleh keluar masuknya anggota, apalagi yang sama sekali berada di luar manajemen partai," tambah dia.

Bahkan, wakil rakyat dari dapil XI Jatim itu menyatakan aktivitas PDI Perjuangan tetap berkhidmat dan mengabdi pada negeri ini tanpa terganggu dan terpengaruh gonjangan ombak sebesar apa pun. Apalagi jika hanya sekadar riak kecil.

Said menegaskan, sejumlah kader terbaik PDI Perjuangan yang sempat menduduki jabatan prestise sebagai menteri dan anggota DPR pun pernah memilih jalan berbeda.

‘’PDI Perjuangan tetap teguh melaju tanpa terganggu sedikit pun," ujar politikus asal Sumenep, Madura itu.

Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan bergabungnya Kaesang Pangarep ke PSI tidak berpengaruh pada partainya.

Lebih lanjut Said menjelaskan aturan internal PDI Perjuangan mengharuskan anggota keluarga inti yang memiliki jabatan publik tidak boleh aktif di partai lain.

Dia tak menampik Kaesang adalah anak Presiden Jokowi. Hanya saja, secara administratif Kaesang sudah dianggap memiliki keluarga sendiri.

Karena itu, Kaesang secara administratif sudah menjadi keluarga lain.

"Jadi, secara normatif tak ada hal yang luar biasa," kata Said.

Said kemudian menyoroti keheranan publik terhadap Kaesang yang memilih partai lain hanya karena rekam jejak Jokowi yang sudah 19 tahun berkiprah sebagai kader PDI Perjuangan.

Meski demikian, Said menganggapnya hal tersebut sangat manusiawi.

"PDI Perjuangan sendiri, tentu saja, sebagai partai terbesar di negeri ini menganggap hal biasa. Dinamika aktivitas pribadi masyarakat negeri ini, yang memilih partai lain setelah menikmati kebersamaan hidup di sebuah partai misalnya, sebagai ladang pengabdian baru jumlahnya bagai buih di lautan. Tidak terhitung banyaknya, sehingga sebagian besar jauh dari pemberitaan," tegasnya.

Kaesang Pangarep resmi ditunjuk sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggantikan Giring Ganesha.

Putusan tersebut dibacakan langsung oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie dalam Kopi Darat Nasional (Kopdarnas): Deklarasi Politik PSI di Djakarta Theater, Jakarta, Senin (25/9). (ds)

Editor : Amin Fauzie
#pdi perjuangan #Said Abdullah #Kaesang Pangarep #Ketua Umum #psi #Jokowi