Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Fahri Hamzah: Kejutan Baru Bisa Menjadi Dua atau Empat Capres

Dwi Setiyawan • Kamis, 28 September 2023 | 19:10 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah saat berada di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (18/3/2023). ANTARA/Nur Imansyah/am.
Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah saat berada di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (18/3/2023). ANTARA/Nur Imansyah/am.

RADARTUBAN-Situasi politik saat ini masih dinamis dan berpeluang terjadinya kejutan-kejutan baru hingga 19 Oktober, menjelang pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Prediksi tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah.

Fahri Hamzah mengatakan, kejutan-kejutan tersebut bisa mengubah peta politik terkait keberadaan tiga capres yang mengemuka saat ini, yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan menjadi dua atau empat capres.

Kemunculan figur-figur baru juga menjadi kejutan.

"Kita bersyukur sebenarnya dengan adanya tripolar (tiga capres) akan menciptakan kelompok-kelompok yang lebih rasional. Tidak seperti dulu, terlalu berhadap-hadapan antara ekstrem kanan dan ekstrem kiri. Tetapi, situasinya masih dinamis, masih akan ada kejutan-kejutan baru," kata Fahri dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (28/9), sebagaimana dikutip dari Antara.

Dia juga berpesan kepada masyarakat agar bisa belajar mengelola situasi politik.
Harapannya, tidak berujung pada konflik seperti pada pemilihan presiden (pilpres) sebelumnya.

Fahri menyebut sikap irasionalitas dapat membuat masyarakat kurang berpikir soal-soal yang ideal bagi bangsa ke depan. Itu karena mereka terlalu mengutamakan sentimen yang sebenarnya bisa dibahas dan diskusikan.

"Apa pun hasilnya nanti, masyarakat kita harus lebih moderat dan lebih proporsional. Sehingga pemilu legislatif dan pemilihan presiden yang berlangsung pada hari yang sama akan berjalan dengan sangat baik dan tidak ada potensi yang membahayakan kita," ujar wakil ketua DPR periode 2014-2019 itu.

Fahri juga mengimbau semua pihak untuk berpikir mengedepankan kepentingan nasional.

Dengan demikian, pemilu tetap damai dan aman. Serta tidak ada pembelahan di masyarakat.

Ditanya alasan partainya mendukung capres Prabowo Subianto, Fahri menyampaikan alasannya terkait keberlanjutan agenda nasional.

Dia menegaskan, pembangunan IKN dan kereta cepat tak dapat dibatalkan. Itu karena biaya yang dikeluarkan sudah terlalu besar. (ds)

Editor : Amin Fauzie
#fahri hamzah #Gelora #cawapres #capres