RADARTUBAN-Partai NasDem akan menyampaikan sikap resminya terkait penyidikan perkara dugaan korupsi yang menyeret nama Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang juga kadernya.
Partai NasDem bersikap setelah Syahrul Yasin Limpo dikabarkan pulang dari kunjungan kerja ke luar negeri dan langsung bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
Dikutip dari Antara, Bendahara Partai NasDem Ahmad Sahroni menyatakan Ketua Umum Surya Paloh diagendakan menyampaikan pernyataan sikap secara resmi terkait perkara Syahrul Yasin Limpo pada Kamis (5/10)
"Ketum bilang, besok (Kamis, 5/10) akan disampaikan secara langsung. Tapi belum tahu jam berapa," kata Sahroni di Kantor DPP NasDem, Jakarta, Kamis (5/10) dini hari.
SYL merupakan ketua DPP Partai NasDem yang menjabat sebagai menteri pertanian.
Dia diduga terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi di Kementan yang sejak Jumat (29/9) statusnya ditingkatkan ke tahap penyidikan.
Sekarang ini penyidik KPK telah menetapkan sejumlah tersangka dalam perkara tersebut. Hanya saja, KPK belum mengumumkan siapa saja pihak yang ditetapkan sebagai tersangka karena proses penyidikan dan pengumpulan alat bukti masih berlangsung.
Untuk melengkapi alat bukti perkara tersebut, penyidik KPK menggeledah rumah dinas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kompleks Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/9).
Hasilnya, ditemukan uang tunai dalam pecahan rupiah dan mata uang asing senilai puluhan miliar. Penyidik juga menyita sejumlah dokumen.
Termasuk catatan keuangan dan pemberian aset dan dokumen lainterkait dengan perkara tersebut. Ditemukan pula 12 pucuk senjata api.
Berbagai barang bukti yang ditemukan selanjutnya akan disita untuk dianalisis dan disertakan dalam berkas penyidikan.
SYL dikabarkan hilang kontak setelah berangkat ke Italia bersama delegasi Kementan pada 24 September 2023.
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menyebut Mentan Syahrul Yasin Limpo telah terdeteksi masuk ke Imigrasi Indonesia pada Rabu (4/10) petang.
"Sudah masuk Imigrasi Indonesia (pukul) 18.41 WIB," kata Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim.(ds)
Editor : Kifani Amalija Putri