Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sebelum Mundur, Syahrul Yasin Limpo Perintahkan Staf dan Jajarannya untuk Selesaikan Program Kerja

Dwi Setiyawan • Jumat, 6 Oktober 2023 | 17:15 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN-Di sisa waktu terakhir sebelum mundur, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) masih berusaha memberikan tinggalan yang terbaik di kementerian yang dipimpin.


Syahrul Yasin Limpo memerintahkan kepada staf dan jajarannya untuk menyelesaikan semua program kerja yang sedang bergulir maupun yang masih perencanaan di Kementerian Pertanian (Kementan).

Dikutip dari Antara, perintah terakhir Syahrul Yasin Limpo tersebut diungkapkan Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional Inti Pertiwi Nashari.
Dia menyebut perintah terakhir SYL tersebut disampaikan dalam pertemuan singkat di Gedung A Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (5/10).

"Hanya membahas program saja, semua harus tercapai, itu menteri," kata Inti.

Dia mengatakan, dalam pertemuan singkat tersebut semua staf ahli menteri dan jajaran di Kementan hadir untuk mendengarkan penyampaian menteri SYL. Menteri yang juga politikus Partai NasDem tersebut menyampaikan pesan terakhirnya sekitar satu jam setelah tiba di kantornya pukul 09.41 WIB.


Apakah pertemuan tersebut juga membahas nama pengganti Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri? Inti memastikan tidak ada pembahasan tersebut.

"Tidak ada, hanya (mendengarkan) arahan bapak sebagai menteri," ujar Inti yang kemudian bergegas meninggalkan kantor kementerian menggunakan mobil dinasnya.

Diberitakan sebelumnya, Syahrul mengundurkan diri sebagai mentan setelah tersangkut dugaan kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Syahrul Yasin Limpo menyatakan bertanggung jawab terhadap kasus dugaan korupsi yang menimpanya.

Hal itu dsampaikannya setelah menyerahkan surat pengunduran diri sebagai menteri pertanian kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, di Kementerian Sekretariat Negara, di Jakarta, Kamis (5/10).


"Saya orang Bugis Makassar dan rasanya harga diri jauh lebih tinggi dari pada pangkat atau jabatan. Biarkan saya hadapi ini, dan beri saya kesempatan membuktikan bahwa saya terbiasa ngurus rakyat," kata SYL.

Dia berharap nasihat-nasihat para orang tua di tanah kelahirannya selalu dipegang teguh. Yakni, berani berbuat harus berani bertanggung jawab.


"Saya berharap nasihat-nasihat orang tua saya, nasihat budaya saya dari sana, kalau berani berbuat harus berani tanggung jawab dan saya siap bertanggung jawab," tegasnya.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#mentan #syahrul yasin limpo #Selesaikan Program Kerja #kementerian pertanian #Korupsi