Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dukung Ganjar-Mahfud, Ahok Mundur sebagai Komisaris Utama Pertamina

Dwi Setiyawan • Sabtu, 3 Februari 2024 | 16:46 WIB
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok

RADARTUBAN- Selang sehari setelah Mahfud MD mundur dari menteri koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan (menko polhukam), Kamis (1/2), Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengikuti jejaknya. 

Mantan gubernur DKI Jakarta itu mundur dari Komisaris Utama PT Pertamina. Hal itu disampaikan melalui akun Instagram pribadinya, @basukibtp, Jumat (2/2).

Melalui unggahan di akun Instagram tersebut, dia memperlihatkan surat pengunduran diri yang diserahkannya kepada perusahaan pelat merah yang sudah menjadi tempatnya berkarier selama kurang lebih empat tahun.

"Unggahan tersebut merupakan bukti tanda terima surat pengunduran diri saya sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) yang saya serahkan hari ini, 2 Februari 2024," ujarnya. 

Ahok menyampaikan alasan dirinya mundur sebagai Komisaris Utama PT Pertamina karena didasari pada dukungan terhadap calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3, yaitu Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Menurut dia, keputusan tersebut penting agar semua pihak tidak lagi bingung terkait arah politik yang dia tentukan.

"Dengan ini, saya menyatakan mendukung serta akan ikut mengkampanyekan pasangan calon presiden Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Hal ini agar tidak ada lagi kebingungan terkait arah politik saya," ujarnya.

VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso membenarkan ) Basuki Tjahaja Purnama mengajukan pengunduran diri. ‘’Suratnya diajukan per hari ini ke Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara)," ujarnya saat dihubungi Antara, Jumat (2/2).

Fadjar mengatakan, surat tersebut sekarang ini diproses Kementerian BUMN.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan bahwa komisaris maupun direksi BUMN yang terlibat dalam kampanye partai politik maupun tim pemenangan calon presiden harus mundur dari jabatan.

Erick menyampaikan, Kementerian BUMN telah mengeluarkan surat kepada seluruh karyawannya untuk segera mengundurkan diri lantaran hal tersebut sudah tercantum dalam aturan di kementerian.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#basuki tjahaja purnama #pengunduran diri #pertamina #ahok