Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Politik Menjelang Pilkada Tuban: PKB Berharap Koalisi dengan Golkar tapi Menyiapkan Calon Sendiri

Ahmad Atho’illah • Rabu, 24 April 2024 | 18:11 WIB
Ketua DPC PKB Tuban Miyadi
Ketua DPC PKB Tuban Miyadi

RADARTUBAN – Politik itu dinamis. Kendati memiliki keinginan koalisi dengan Partai Golkar yang sudah pasti mengusung kembali Bupati Aditya Halindra Faridzky sebagai calon incumbent, PKB tetap menyiapkan calon bupati sendiri di Pilkada Tuban nanti.

Proses penjaringannya pun sudah dimulai sejak 20 April lalu.

‘’Salah satunya (di antara syarat calon bupati, Red), akan dinilai apakah mampu melawan incumbent,’’ kata Ketua DPC PKB Tuban M. Miyadi ketika ditanya ihwal syarat mengikuti penjaringan calon bupati dari PKB.

Pernyataan yang disampaikan Miyadi itu menunjukkan bahwa syarat bakal calon bupati-wakil bupati (bacabup-bacawabup) yang diinginkan PKB cukuplah berat.

Sebab calon yang diharapkan harus mampu melawan petahana. Dan semua tahu, melawan petahana tidaklah mudah.

‘’Siapa saja boleh mengikuti proses penjaringan bacabup–bacawabup, tidak spesifik dari umat muslim atau bisa ngaji, tapi nonmuslim pun kami persilahkan,’’ ujarnya seakan menegaskan bahwa partainya terbuka untuk semua agama.

Selain itu, Miyadi juga menjamin bahwa pendaftaran bacabup-bacawabup PKB dibuka secara gratis.

‘’Kami pastikan tidak ada mahar sepeser pun,’’ tegasnya.

Artinya, kendati tidak memiliki banyak uang, siapa pun bisa mengikuti penjaringan bacabup-bacawabup PKB asal mampu melawan incumbent.

Miyadi mengklaim bahwa sudah ada beberapa tokoh yang berniat mengikuti penjaringan bacabup-bacawabup PKB.

Namun, siapa tokoh yang dimaksud, politikus “korea” kelahiran Bojonegoro itu enggan untuk membeber.

‘’Baru sebatas komunikasi lisan,’’ ujarnya.

Disinggung soal pernyataan sebelumnya yang ingin berkoalisi dengan Golkar, Miyadi menegaskan bahwa tidak ada hubungannya antara harapannya berkoalisi dengan Golkar dan penjaringan bacabup-bacawabup.

‘’Penjaringan itu mekanisme partai. Ketika nanti ada yang mendaftar, hasilnya akan diserahkan ke DPP dan dinilai apakah layak atau tidak,’’ tandasnya. (tok)

Editor : Amin Fauzie
#Politik #Golkar #PKB #Pilkada Tuban