Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mahasiswa UGM Pasang Spanduk Melarang Sosok Asal Bojonegoro Ini Masuk Kampus

Sugiati. • Rabu, 28 Agustus 2024 | 16:45 WIB

 

Mahasiswa saat memasang baliho bertuliskan Pratikno yang dilarang masuk UGM.
Mahasiswa saat memasang baliho bertuliskan Pratikno yang dilarang masuk UGM.

RADARTUBAN - Untuk menunjukkan aksi protes, sejumlah mahasiswa membentangkan spanduk larang Pratikno masuk ke kompleks Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogjakarta.

Seperti diketahui, Pratikno merupakan mantan rektor UGM yang menjabat selama sepuluh tahun. Sosok asal Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro itu juga pernah menjadi Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) di UGM.

Pratikno bahkan menjadi pembantu Jokowi sebagai Menteri Sekretaris Negara. Tentu Pratikno bukan orang sembarangan di kalangan pemerintahan dan juga merupakan guru besar kampus ternama di Kota Gudeg tersebut. 

Meskipun kiprahnya di UGM sudah tidak diragukan lagi, apa yang membuat spanduk bertuliskan "Pratikno dilarang masuk UGM" tersebut dipampang oleh Mahasiswa UGM yang menggunakan almamater tersebut? 

Momentum ini terjadi ketika terdapat podcast yang mengundang calon presiden Ganjar Pranowo, tokoh Muhammadiyah Busyro Muqodas, dan Pakar Hukum UGM yaitu Zainal Arifin Muchtar.

Dalam podcast tersebut khusus membahas tentang rezim pemerintahan Presiden Jokowi yang tersisa 1,5 bulan lagi. Disela pembahasan, Ganjar merasa kaget dan tidak tahu menahu perihal pemasangan spanduk "Pratikno dilarang masuk" tersebut.

"Dilarang masuk mana, kenapa, mengapa, kan beliau ngajar di sini? Kenapa kok dilarang masuk, ya?" kata Ganjar Pranowo.

Ganjar merasa tercengang dengan tingkah para mahasiswa yang memasang spanduk tersebut, diapun merasa kaget karena tidak tahu menahu apa yang melatarbelakangi para mahasiswa tersebut memasang spanduk larangan Pratikno masuk UGM.

Selain spanduk Pratikno dilarang masuk UGM, ada juga spanduk tentang putusan MK yang dianulir oleh DPRD pada waktu lalu. Hingga terjadi demo yang berakhir manut pada putusan MK perihal batasan usia calon Kepala Daerah.

Podcast yang didatangi oleh beberapa narasumber tersebut diadakan oleh bocor alus dari Tempo, khusus pembahasan perihal rezim Jokowi yang dinilai semakin carut marut saat akhir masa jabatannya.

Meski tidak tahu maksud para mahasiswa memasang spanduk tersebut mengapa, tetapi spanduk tetap terbentang besar dengan tanpa huruf "P" dilarang, layaknya tanda dilarang parkir, tetapi "P" tersebut maksudnya adalah Pratikno. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#rektor #Universitas Gadjah Mada (UGM) #pratikno #ganjar pranowo #Podcast #kabupaten bojonegoro