RADARTUBAN - Seakan kena prank, Anies Baswedan akhirnya resmi batal menjadi peserta Pilkada Serentak 2024. Setelah gagal berlaga di panggung demokrasi mantan Menteri Pendidikan itu memberikan pidato melalui akun Youtube pribadinya dengan judul: Catatan Anies Pasca Pilpres dan Pilkada 2024.
Dalam pidato yang disampaikan, Anies mengumumkan bahwa dia tidak akan ikut serta dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024.
Pendaftaran Pilgub Jakarta telah resmi ditutup, dengan satu calon didukung oleh 15 partai, satu calon dari satu partai, dan satu calon independen. Anies menegaskan bahwa dia tidak termasuk dalam daftar calon yang ada.
Selain itu, Anies Baswedan juga mengungkapkan bahwa tawaran untuk ikut dalam kontestasi Pilgub Jawa Barat telah diterima, namun setelah mempertimbangkan berbagai faktor, keputusan diambil untuk tidak mengikuti Pilkada di Jawa Barat.
Dalam pidatonya, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pendukung yang telah terlibat selama hampir dua tahun perjuangan dalam jalur Pilpres dan Pilgub.
Dia mengapresiasi dukungan dan perjuangan para pendukung yang membuat perjalanan ini terasa lebih ringan dan bermakna.
Mantan Calon Presiden 2024 itu berharap Allah SWT menjadikan perjuangan tersebut sebagai catatan amal dan berdoa agar perjuangan untuk tujuan yang sama dapat terus berlanjut.
Selama kampanye, Anies mengaku telah mengunjungi lebih dari 130 kota dan bertemu dengan banyak warga yang menunjukkan semangat dan keinginan untuk Indonesia yang lebih baik.
Dia mengungkapkan rasa optimis yang tumbuh dari keterlibatan anak-anak muda dalam proses politik dan demokrasi, yang memberikan harapan baru untuk masa depan.
Anies juga menyoroti peran penting anak-anak muda dalam mengawal keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan mendorong tegaknya amanat reformasi. Dia menyesalkan tindakan represif terhadap para pemuda yang berusaha meluruskan pembengkokan konstitusi namun tetap mengapresiasi semangat mereka.
Anies juga mengungkapkan rasa penyesalan karena tidak dapat memenuhi harapan warga miskin di Jakarta yang menginginkan perbaikan kondisi hidup mereka.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat tidak berhenti di sini. Dia berkomitmen untuk terus berjuang dan berkiprah di Indonesia, meskipun ada usulan untuk bekerja di luar negeri atau bergabung dengan partai politik baru.
Dalam pidatonya, Anies mengutip kalimat dari Bung Hatta yang menyatakan: "Hanya ada satu negeri yang menjadi Negeriku; ia tumbuh dengan perbuatan, dan perbuatan itu adalah perbuatanku."
Catatan Anies Pasca Pilpres dan Pilkada 2024 itu ditutup dengan Anies yang menegaskan komitmennya untuk terus bekerja demi Indonesia dan mengajak semua pihak untuk bergerak bersama menuju keadilan, kesetaraan, dan persatuan. (yud)
Editor : Yudha Satria Aditama