RADARTUBAN - Dalam beberapa tahun terakhir, lanskap politik Indonesia semakin ramai dengan kehadiran para selebriti.
Mereka tak lagi sekadar hadir sebagai pendukung di balik layar. Kini, banyak dari mereka mulai memainkan peran strategis dan bahkan menjadi sosok andalan bagi partai politik tertentu.
Dalam Pilpres 2024 lalu, dia sangat aktif mendukung Prabowo Subianto turun langsung ke lapangan, hadir dalam kampanye, dan tak ragu menyuarakan dukungan lewat berbagai platform Usahanya pun tak sia-sia.
Partai Amanat Nasional (PAN) tak ketinggalan mengusung figur muda yang digandrungi publik—Verrell Bramasta.
Aktor yang sebelumnya dikenal lewat layar kaca, kini menapaki babak baru sebagai wakil rakyat di Senayan.
Dia dipercaya mengemban tugas sebagai anggota DPR RI Komisi X, yang membidangi pendidikan, kebudayaan, olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Sebagai figur publik yang dikenal luas dan kini aktif menjabat sebagai anggota DPR RI, Verrell Bramasta membawa angin segar dalam dunia politik.
Kehadirannya mencerminkan semangat baru lebih inklusif, energik, dan dekat dengan masyarakat. Tak heran jika kehadirannya disebut-sebut sebagai aset penting bagi Zulkifli Hasan dalam menyusun strategi menyambut Pemilu 2029.
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas, tampak tak ragu menunjukkan kebanggaannya terhadap sosok Verrell Bramasta.
Dalam berbagai kesempatan, Zulhas menyebut Verrell sebagai gambaran politisi muda yang ideal—aktif di parlemen, berprestasi dalam berbagai bidang, dan memiliki rekam jejak yang bersih.
Lebih dari itu, ini mencerminkan upaya rebranding partai yang lebih substansial dan berorientasi pada nilai.
Di saat banyak partai politik memilih selebriti sebagai jalan pintas untuk mendongkrak popularitas, PAN mengambil langkah yang sedikit berbeda.
Mereka tak hanya mengandalkan figur publik, tapi juga menekankan pentingnya rekam jejak dan kontribusi nyata.
Sebagai anggota Komisi X DPR RI, Verrell Bramasta tak sekadar duduk di kursi parlemen. Verrell Bramasta tak hanya hadir sebagai wakil rakyat, tapi juga aktif terlibat dalam berbagai program strategis.
Dia fokus memperkuat sektor pendidikan nasional dan mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif lokal.
Dengan menggandeng Verrell Bramasta, Partai Amanat Nasional (PAN) tampaknya ingin menyampaikan pesan yang kuat: politik masa depan membutuhkan sosok baru muda, segar, dan dekat dengan masyarakat.
Sosok seperti Verrell bukan sekadar tampil memikat di layar kaca, tapi juga membuktikan dirinya aktif di ruang-ruang kebijakan, memperjuangkan isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama