Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

PSI Klaim Jokowi Siap Turun Gunung di 2029, Pembuktian Apakah Efek Jokowi Masih Kuat?

Ika Nur Jannah • Senin, 17 November 2025 | 00:43 WIB
Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo.
Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo.

RADARTUBAN - Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), berjanji akan tenang dan totalitas membantu Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam kontestasi Pemilu 2029.

Janji ini disampaikan oleh Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, yang menyebut bahwa Jokowi tidak hanya memberi dukungan moral tetapi juga siap turun langsung ke lapangan bersama kader PSI.

Meski demikian, Ahmad Ali menegaskan bahwa saat ini PSI mendorong Jokowi untuk lebih banyak beristirahat guna memulihkan kondisi kesehatannya, agar pada tahun 2027 nanti dia bisa kembali aktif seperti biasa.

Ali meyakini bahwa pengaruh dan efek Jokowi di Indonesia masih sangat kuat, sehingga dukungan penuh dari mantan presiden ini bisa menjadi energi besar bagi PSI.

PSI menjadikan Jokowi sebagai patron, bukan semata-mata karena statusnya sebagai mantan presiden, tetapi karena latar belakang yang sederhana dan sebagai simbol inspirasi bagi partai tersebut.

Menanggapi janji Jokowi tersebut, para pengamat politik memberikan pandangan realistis tentang masa depan PSI.

Menurut beberapa analis, dukungan Jokowi tentu menjadi modal besar bagi PSI.

Namun bagaimana partai tersebut mempertahankan momentum dan mengoptimalkan peluang hingga tahun 2029 masih harus dibuktikan.

Banyak pihak menyebut, kejadian ini menjadi momentum uji apakah PSI kelak benar-benar bisa memanfaatkan dorongan besar dari Jokowi untuk menjadi partai yang sakti pada tahun 2029, atau sebaliknya, kehilangan arah dan momentum.

Ketua DPW PSI Jawa Barat Abang Ijo juga optimis bahwa kehadiran Jokowi di panggung politik PSI akan membawa badai politik yang kuat.

Bahkan kader dari partai lain yang selama ini menang bisa berpindah menjadi kader PSI demi mendukung langkah Jokowi dan putranya sebagai ketua partai.

Namun, di tengah euforia dukungan, PSI tetap diminta menjaga strategi dan membangun kekuatan internal agar ambisi besar ini tidak sekedar janji, tapi benar-benar tercapai dalam dinamika politik yang ketat.

Dengan janji dan dukungan Jokowi ini, prediksi perpolitikan Indonesia Pemilu menuju 2029 akan semakin menarik, terutama terkait peran baru PSI sebagai partai yang berpotensi menjadi kekuatan besar dengan patron seperti Jokowi. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#presiden #pemilu 2029 #Joko Widodo #psi #Jokowi