RADARTUBAN – Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tuban, Sabtu (4/4), menyisakan dinamika menarik dalam proses demokrasi internal partai.
Tidak seluruh bakal calon ketua dewan pimpinan cabang (DPC) berasal dari rekomendasi dewan pimpinan pusat (DPP), melainkan juga muncul dari usulan pengurus tingkat kecamatan.
Awalnya, lima nama bakal calon yang direkomendasikan DPP, yakni HM Miyadi, Mirza Ali Manshur, Khozanah Hidayati, Fahmi Fikroni, dan Muhammad Mughni. Nama-nama tersebut diumumkan dalam rapat pleno muscab yang dipimpin Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar.
Baca Juga: Jelang Muscab PKB Tuban, Dua Nama Menguat di Bursa Ketua DPC
Namun, dalam forum yang sama, sejumlah peserta muscab mengajukan tambahan nama. Dewan pengurus anak cabang (PAC) Senori mengusulkan Mukson. Sementara PAC Kecamatan Palang mengatasnamakan dukungan dari 12 PAC mengusulkan Moh. Zuhri Ali.
Usulan tersebut kemudian diakomodasi karena dinilai memenuhi syarat. Dengan demikian, jumlah bakal calon ketua DPC PKB Tuban periode 2026–2031 bertambah menjadi tujuh orang.
Munculnya nama-nama dari tingkat PAC menunjukkan adanya aspirasi yang berkembang di tingkat akar rumput. Dari total 20 PAC di Tuban, sekitar separuh di antaranya mengusulkan calon di luar rekomendasi DPP.
Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan DPP sesuai mekanisme partai.
Mukson mengaku tidak memiliki rencana awal untuk maju sebagai calon ketua DPC. Dia menyebut pencalonannya muncul secara spontan dari usulan PAC Senori dalam forum muscab.
“Kalau saya sebagai kader, akan siap dalam kondisi apa pun, bismillah. Tapi, soal ini saya tidak minta,” ujarnya.
Dia menambahkan, seluruh proses selanjutnya diserahkan kepada DPP. Termasuk tahapan uji kelayakan yang dijadwalkan berlangsung pada 10–11 April.
Hal serupa disampaikan Moh Zuhri Ali. Dia menyebut usulan terhadap dirinya muncul secara tiba-tiba dalam forum, tanpa komunikasi sebelumnya. “Itu spontan, sebelum tidak ada pertemuan. Tiba-tiba mengajukan saya, jadi itu inisiatif mereka sendiri,” katanya.
Zuhri menyatakan siap apabila dipercaya oleh DPP untuk memimpin PKB Tuban. Dia menilai dukungan dari PAC merupakan bagian dari dinamika demokrasi di internal partai.
Ke depan, dia menargetkan penguatan kembali posisi PKB di Tuban. Terutama setelah perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2024 menurun dari 16 menjadi 11 kursi.
Baca Juga: PKB Tuban Siapkan Muscab 4 April, Penjaringan Calon Ketua Dilakukan Tim Tujuh
Selain itu, dia juga menekankan pentingnya mempererat hubungan antara PKB dan Nahdlatul Ulama di daerah.(fud/ds)
Editor : Yudha Satria Aditama