RADARTUBAN – Pemilu legislatif (pileg) dan pemilihan kepala daerah (pilkada) masih sangat lama. Namun tidak bagi Partai Golkar. Politik tidak mengenal waktu.
Setiap momen adalah persiapan untuk mengoptimalkan kekuatan partai, termasuk agenda musyawarah cabang (muscab) yang baru saja dilaksanakan di 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban.
‘’Muscab adalah momentum untuk melakukan konsolidasi partai. Dan ini kami persiapkan untuk menghadapi agenda ke depan. Salah satunya yang terdekat adalah pileg,’’ kata Sekretaris DPD Golkar Tuban Suratmin kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Dari hasil konsolidasi tersebut, terang Ratmin, salah satu targetnya adalah menambah kursi legislatif, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun RI. ‘’Dan yang sudah pasti, adalah mengusung kader sendiri di Pilkada 2030 nanti,’’ tegasnya.
Sebagaimana diketahui, hasil Pileg 2024 menempatkan Partai Golkar sebagai pemenang pemilu di Kabupaten Tuban. Total perolehan kursinya mencapai 20.
Meski telah mencatatkan diri sebagai partai dengan perolehan kursi terbanyak sepanjang sejarah pemilu di Kota Siwalan, partai berlambang pohon beringin ini akan tetap berupaya menambah kursi lagi.
‘’Namanya kompetisi, semua partai pasti memiliki target menambah kursi. Dan target kami mendapatkan kursi sebanyak-banyaknya,’’ bebernya.
Selain fokus melanggengkan dominasinya di gedung legislatif, DPD Partai Golkar Tuban juga telah menyiapkan kader terbaiknya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Bupati Aditya Halindra Faridzky setelah dua periode memimpin Tuban, yang juga Ketua DPD Partai Golkar.
‘’Cita-cita kami masih sama: mengusung kader terbaik Partai Golkar untuk melanjutkan kepemimpinan Mas Lindra,’’ tandasnya. (fud)
Editor : Yudha Satria Aditama