Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tahun Ini Pelatih dan Asisten BWFC Tak Lagi Libatkan Unsur ASN, Ini Alasannya

Amin Fauzie • Senin, 8 Agustus 2022 | 17:24 WIB
JELANG LIGA 3 JATIM 2022: BWFC menjalani pertandingan Liga 3 PSSI Jatim 2021. Kini jajaran palatih-asisten tak lagi libatkan ASN.
JELANG LIGA 3 JATIM 2022: BWFC menjalani pertandingan Liga 3 PSSI Jatim 2021. Kini jajaran palatih-asisten tak lagi libatkan ASN.
Radartuban.jawapos.com - Setelah sekian lama memakai jasa aparatur sipil negara (ASN) sebagai pelatih, asisten, maupun yang lain. Tahun ini, manajemen Bumi Wali FC (BWFC) memberikan isyarat tak lagi melibatkan jasa ASN, baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Pernyataan tersebut kemarin (7/8) disampaikan oleh Media Officer BWFC Tuban Ruwiyono. Ditegaskan dia, tahun ini BWFC tak lagi melibatkan unsur ASN.

‘’Nantinya BWFC akan mengambil pelatih yang tidak sedang aktivitas sebagai ASN,” katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Disinggung perihal alasannya. Disampaikan Ruwiyono, keterlibatan ASN dalam mengelola sepak bola dikhawatirkan mengganggu tugas pokok dan fungsi (tupoksi) utamanya sebagai abdi negara.

‘’Tahun ini kita akan merekrut pelatih dan asisten dari luar ASN,’’ ujarnya.

Lebih lanjut wakil sekretaris KONI Tuban ini menyampaikan, sejauh ini sudah ada sejumlah nama pelatih lokal yang dikantongi pengurus dan manajemen.

‘’Sudah ada sekitar sembilan nama pelatih dengan lisensi C AFC yang masuk catatan
BWFC,’’ beberanya.

Hanya saja, ketua cabang olah raga Muaythai ini masih enggan untuk membeber nama-nama calon pelatih tersebut.

‘’Terkait nama, menunggu hasil lebih lanjut nanti,’’ tambah pria yang juga pengurus DPC PKB Tuban itu.

Manajer BWFC Tuban Budi Sulistiyono menambahkan, sampai saat ini jajaran pelatih belum ditentukan. Namun begitu, ditargetkan pekan ini tuntas. Sehingga bisa segera melakukan seleksi calon pemain.

‘’Yang pasti, kriteria utama adalah yang mau kita ajak berjuang sesuai kondisi yang ada,’’ ujarnya seakan menegaskan bahwa anggaran BWFC tahun ini sangat terbatas.

Saking terbatasnya, jajaran manajemen terpaksa iuran untuk membiayai tim dalam mengarungi kompetisi Liga 3 PSSI Jatim.

Sikap manajemen BWFC yang tak lagi melibatkan unsur ASN dalam tubuh tim ini memunculkan banyak pertanyaan. Sebab, selama ini keterlibatan ASN dalam manajemen BWFC ada masalah.

Tahun lalu, dari empat jajaran pelatih, dua di antaranya berstatus ASN Pemkab Tuban. Yakni, head coach Ainur Rofiq, PPPK guru sekolah dasar di Kecamatan Semanding dan
pelatih kiper Cecep Bambang Abriyanto, pegawai pemkab.

Ainur Rofiq, mantan head coach BWFC ketika dikonfirmasi perihal keputusan manajemen
BWFC yang tidak lagi menggunakan jasa ASN dalam jajaran pelatih, setelah bertahun-tahun menggunakan jasanya sebagai pelatih kepala, mengaku tidak mempersoalkan.

Bahkan, tegas dia, sudah saatnya ada regenerasi di jajaran pelatih.

‘’Saya menepi dulu,’’ katanya santai setelah lagi lagi ditunjuk sebagai pelatih BWFC. (zak/tok) Editor : Amin Fauzie
#Nama-Nama Calon Pelatih BWFC #bumi wali fc tuban #BWFC Liga 3 #manajemen BWFC Tuban #Pelatih BWFC Baru