RADARTUBAN – Matchday kedua fase grup Liga Champions 2023/2024 bakal menyajikan sejumlah pertandingan menarik. Salah satunya, duel di Grup C antara Napoli vs Real Madrid di Stadio Diego Armando Maradona, Rabu (4/10) dini hari WIB.
Napoli dan Real Madrid sama-sama berburu kemenangan kedua untuk memantapkan posisinya di klasemen sementara Liga Champions. Pada matchday pertama, Napoli menang 2-1 di kandang Braga. Sementara, Real Madrid mengalahkan Union Berlin 1-0 di Santiago Bernabeu. Gol kemenangan Madrid dicetak jude Bellingham.
Napoli sangat berharap pada tuah Stadio Diego Armando Maradona untuk bisa menyulitkan Real Madrid. Maklum, Madrid terkenal cukup hebat di kompetisi kasta tertinggi di Benua Biru tersebut.
Los Blancos tercatat merupakan pemegang gelar juara terbanyak di Liga Champions. Tim asal Ibu Kota Spanyol itu telah mengantongi 14 gelar juara sejak 1956. Jauh meninggalkan klub-klub lainnya. AC Milan yang menempati posisi kedua, baru mengoleksi 7 gelar juara. Sedangkan Liverpool dan Bayern Munich masing-masing baru 6 kali juara Liga Champions.
El Real kini juga tengah berada di puncak klasemen LaLiga. Performa yang sedikit berbeda dengan Napoli yang belum konsisten di Serie A. Il Partenopei yang berstatus juara bertahan saat ini berada di urutan ketiga di bawah Inter Milan dan AC Milan.
Kapten Napoli, Giovanni Di Lorenzo, mengakui Madrid adalah tim hebat dengan mental juara di kompetisi ini. Namun, Napoli tak gentar dengan prestasi mentereng Real Madrid itu.
‘’Selalu menyenangkan memainkan pertandingan-pertandingan seperti ini. Kami tahu bahwa kami sedang menghadapi tim yang terdiri dari para juara yang hebat. Namun kami bermain di kandang bersama para fans kami dan kami akan melakukan yang terbaik untuk mempersulit mereka. Saya yakin mereka juga berpikir kami adalah tim yang hebat,’’ ujar Di Lorenzo dikutip dari situs UEFA.
Jangan lupakan pula faktor Carlo Ancelotti. Pelatih Real Madrid itu sebelumnya juga pernah menangani Napoli. Il Partenopei jadi salah satu dari lima tim Italia yang pernah ditangani Ancelotti selama kariernya.
Kebetulan Napoli adalah klub Serie A terakhir Ancelotti pada periode 2018-2019. Namun, selama 1,5 musim menangani Napoli, Ancelotti gagal memberikan trofi. Sehingga menjadikan salah satu periode terburuk dalam karier kepelatihannya.
Tapi, sebagai lawan, Ancelotti adalah momok untuk tim yang identik dengan mahabintang Argentina, Diego Maradona itu. Dari 12 pertemuan dengan Napoli di seluruh kompetisi, Ancelotti menang 9 sembilan kali dan cuma kalah 2 kali!
Ini juga jadi pertemuan pertama Ancelotti dengan Napoli sejak hasil 0-0 saat menangani AC Milan Maret 2009. Nah, tiga poin jadi target Ancelotti demi melanjutkan kemenangan di laga pembuka.
‘’Kembali ke Naples sedikit membuka cerita masa lalu, mengingat masa-masa saya melatih di sana, ada momen suka dan dukanya, saya juga tinggal di kota yang indah. Memori indah tetap saya ingat,’’ ujar Ancelotti di Football Italia.
"Ini jadi laga fase grup tersulit kami. Faktanya adalah bermain untuk Real Madrid itu berat, ini positif untuk kami dan juga lawan. Liga Champions itu Real Madrid banget dan saya rasa itu akan membantu,’’ kata mantan pemain AC Milan itu. (*)
Editor : Kifani Amalija Putri