Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Erick Siapkan Timnas U-17 untuk Timnas Senior, Merespon Kekalahan atas Maroko 1-3

Dwi Setiyawan • Jumat, 17 November 2023 | 16:00 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Ketua Umum PSSI Erick Thohir

RADARTUBAN-Meski Timnas Indonesia U-17 kalah dengan skor 3-1 atas Maroko pada pertandingan terakhir grup A Piala Dunia U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Kamis (16/11) malam, apresiasi tetap diberikan kepada anak asuh pelatih Bima Sakti tersebut.

 

Dikutip dari Antara, Ketua Umum Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengatakan, meski secara ranking (FIFA), timnas di urutan terbawah, Arkhan Kaka dkk sudah mencoba yang terbaik. ‘’Maunya sih dua kali seri dan satu kali menang, tapi belum dikasih," ujarnya seusai laga tersebut, Kamis (16/11) malam.

Erick mengungkapkan, Piala Dunia U-17 merupakan momentum berharga bagi para pemain muda Indonesia yang rata-rata memiliki talenta bagus untuk menjadi pilar program pembinaan jangka panjang.

 

"Dari timnas U-17 ini mungkin ada lebih dari setengah potensi pemain tim nasional muda kita ke depan yang harus kita jaga. Jangan sampai mereka dengan hasil hari ini tidak berkembang, mereka masih muda muda, kita harus terus bina mereka untuk program jangka panjang," kata pria yang juga Menteri BUMN itu. 

 

Erick juga menyampaikan hasil Piala Dunia U-17 menjadi pelecut bagi PSSI untuk mempersiapkan tim lebih baik. "Tadi sudah saya sampaikan ada kejuaraan dunia U-20 tahun 2025 yang kita harus persiapkan dari sekarang," tegasnya. 

Menurut dia, para pemain timnas U-17 merupakan cikal bakal timnas senior di masa depan. Karena itu, PSSI di bawah kepemimpinannya merencanakan untuk memberikan kesempatan kepada timnas U-17 untuk lebih sering melakukan uji coba melawan timnas lain karena intensitas melawan tim-tim kelas dunia akan meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri para pemain muda tersebut.

 

"Biasanya, di FIFA Matchday selalu kita fokus timnas senior, tapi kalau di negara lain tim putrinya tanding, tim juniornya juga tanding. Ini kita harus mengubah pola pikir. Nanti juga ada kejuaraan dunia U-20 2025 yang kita harus persiapkan dari sekarang," ujarnya. 

Erick menegaskan, punggawa timnas U-17 akan diproyeksikan untuk tetap dipertahankan dan dibina untuk program jangka panjang.

"Kalau tim seniornya nanti liga berhenti, akan training camp di Turki sama U-23, ya mereka (timnas U-17) saya siapin buat training camp juga, karena biasanya di FIFA Matchday selalu kita fokus tim nasional senior, tapi kalau di negara lain tim putrinya tanding tim juniornya tanding gitu. Nah ini yang kita harus mengubah pola pikir kita persiapan kita di PSSI," katanya.

Dengan kekalahan timnas U-17 atas Maroko dengan skor 1-3, Indonesia tetap berada di posisi tiga dengan total poin dua. Kepastian timnas melaju babak selanjutnya masih harus menunggu keputusan peringkat tiga terbaik setelah semua grup selesai bertanding. 

Dengan kemenangan tersebut, timnas Maroko dipastikan lolos ke babak 16 besar. Maroko dijadwalkan menghadapi peringkat tiga terbaik di antara grup C/D/E di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, pada 21 November mendatang.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#Piala Dunia U-17 #Timnas Indonesia U-17 #fifa matchday #Erick #Indonesia #Erick Thohir #maroko #bima sakti