RADARTUBAN - Program naturalisasi PSSI dinilai belum berjalan maksimal. Salah satu tolok ukurnya, belum meyakinkannya penampilan timnas yang diperkuat delapan pemain naturalisasi selama gelaran Piala Asia 2023.
Kritik tersebut disampaikan legenda sepak bola nasional Peri Sandria kepada Antara.
Untuk meningkatkan kualitas skuad Garuda, dia meminta PSSI selektif menaturalisasi pemain.
"Jangan sembarangan pilih pemain untuk dinaturalisasi. Kalau tidak selektif, itu juga bisa menjadi masalah bagi pelatih," ujar Peri, Minggu (28/1).
Dia mengatakan, pemain naturalisasi idealnya memiliki kemampuan di atas pemain lokal.
Dengan demikian, timnas mampu bersaing di level internasional.
"Saya kurang puas melihat performa pemain naturalisasinya," kata pria 54 tahun itu.
Belum ada tanggapan dari PSSI terkait kritik Peri Sandria.(ds)