Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Buntut Laporan Persebaya, Wahyudi Hamisi Disanksi Larangan 3 Pertandingan. Gusti Randa: Semoga yang Terakhir

Dwi Setiyawan • Minggu, 10 Maret 2024 | 23:12 WIB
Sanksi Wahyudi Hamisi Larangan 3 Pertandingan
Sanksi Wahyudi Hamisi Larangan 3 Pertandingan

RADARTUBAN-PSSI akhirnya merespon laporan Manajemen Persebaya Surabaya terkait aksi brutal Wahyudi Hamisi, pemain PSS Sleman yang cenderung mencederai Bruno Moreira, pemainnya pada pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (3/3)


Dalam surat keputusan nomor 196/L1/SK/KD-PSSI/III/2024, Komite Displin (Komdis) PSSI melarang Hamisi tiga kali bertanding karena dinilai melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.


Dia dinilai melakukan pelanggaran serius terhadap pemain lawan.


Pelanggaran berikutnya, di momen lain pada pertandingan yang sama, Hamisi menunjukkan gestur kurang sopan terhadap pemain lawan.


“Kami sudah menjalani sidang bersama Komdis PSSI, perangkat pertandingan, saksi, serta Wahyudi Hamisi itu sendiri. Dalam sidang sudah kami jelaskan apa yang menjadi kronologi menurut kami. Kami sudah mendapatkan keputusannya dan Hamisi diberikan larangan bertanding sebanyak tiga pertandingan,” ujar Presiden Direktur PT Putra Sleman Sembada, Gusti Randa di Omah PSS, Sleman, dilansir dari laman resmi PSS.


Hukuman larangan bermain 3 pertandingan merujuk pada pasal 78 huruf b jo pasal 49 ayat 1 huruf b jo pasal 59 ayat 1 jo pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 serta denda Rp 25 juta.


“Tentu kehilangan Hamisi sangat merugikan tim karena kami hanya punya dia sebagai gelandang bertahan. Pelatih pasti akan kembali menyesuaikan taktik karena keputusan ini kami dapat di hari sebelum pertandingan,” ujar Gusti Randa.


Dia berharap ke depannya Komdis PSSI memiliki sisi imparsial dalam memutuskan sebuah permasalahan.


“Karena kita tahu dari sisi pemberitaan bisa menggiring ke satu pihak dan belum tentu kebenarannya,” ucap Gusti Randa.


Gusti Randa juga berharap Hamisi bisa belajar dari kejadian saat melawan Persebaya.


Seperti diberitakan, Manajemen Persebaya tidak ingin tindakan keras Wahyudi Hamisi terhadap pemainnya Robertino Pugliara pada kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2018/2019 yang mengakibatkannya tidak bisa melanjutkan karier sepak bolanya, kembali terulang.


Ancaman tersebut kembali dilakukan Wahyudi Hamisi kepada pemain Persebaya Bruno Moreira saat pertandingan kedua tim, Minggu (3/3).


Dengan dalih merebut bola, Wahyudi Hamisi dengan sengaja menendang kepala pemain Persebaya Bruno Moreira yang saat itu terjatuh.


Atas perbuatan tersebut, manajemen Persebaya mengirimkan surat ke PSSI.

Sekretaris Persebaya Ram Surahman mengatakan, surat tersebut ditujukan kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir.


Harapannya, PSSI mengambil langkah-langkah yang diperlukan dan terukur.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#wahyudi hamisi #komdis #larangan bermain 3 pertandingan #PSSI #hukuman #PERSEBAYA #Bruno Moreira #pss sleman #aksi brutal