RADARTUBAN-Manchester City akhirnya menjadi kampium Liga Inggris setelah mengalahkan Everton dengan skor tipis 2-1 pada laga terakhir di Stadion Emirates, Minggu (19/5).
Everton unggul lebih dulu melalui tendangan bebas Idrissa Gueye pada menit ke- 40.
Tak lama berselang, Arsenal mampu membalas dengan tendangan Takehiro Tomiyasu pada menit ke-43.
Kai Havertz berusaha menambah gol Arsenal pada menit ke-89.
Gol tersebut sempat diragukan. Wasit pun memutuskan meninjau ulang dengan melihat VAR.
Setelah ditinjau, gol Havertz tetap dianggap sah.
Kemenangan 2-1 tersebut belum cukup membawa Arsenal juara.
Man City meraih trofi Liga Inggris musim ini setelah kemenangan 3-1 atas West Ham United.
Pekan terakhir Liga Inggris musim 2023-2024 dimanfaatkan Arsenal untuk mengais keajaiban.
Tim asuhan Mikel Arteta masih menjaga asa juara, meski terpaut dua poin dari Manchester City.
Untuk menaklukkan misi yang mustahil tersebut, Arsenal tidak hanya membutuhkan kemenangan.
Mikel Arteta juga wajib berharap rival tim asuhannya mengalami blunder pada pekan terakhir, namun Arsenal terasa memiliki beban tersendiri saat berhadapan dengan Everton.
Serangan The Gunners belum cukup untuk membuat Everton merasa terancam di kandang lawan.
Arsenal hampir memimpin saat Declan Rice mengirimkan umpan lambung ke area kotak penalti Everton yang disambut Tomiyasu pada menit ke-7.
Everton mendapat hadiah tendangan bebas dari jarak yang cukup strategis dari kotak penalti.
Idrissa Gueye mengeksekusi bola dan membuat David Raya terdiam saat bola kirimannya mendarat tepat di pojok kiri bawah gawang Arsenal.
Everton terancam merusak momentum Arsenal untuk memperoleh keajaiban pada pekan terakhir Liga Inggris.
Namun, Arsenal segera bereaksi cepat menyelamatkan wajah mereka setelah turun minum.
Pada menit ke-89 Kai Havertz memastikan kemenangan Arsenal atas Everton.
Semuanya terasa sia-sia karena di laga lain Manchester City menang 3-1 West Ham United. (*)
Editor : Amin Fauzie