RADARTUBAN-Timnas Indonesia U-23 berpeluang tampil di Olimpiade Paris 2024.
Peluang Timnas Indonesia U-23 untuk bertanding di Olimpiade tersebut menyusul potensi sanksi untuk Israel dari FIFA.
Kalau sanksi tersebut jadi diterapkan, Timnas Indonesia U-23 bakal menggantikan Israel.
Pekan lalu, Kongres ke-74 FIFA digelar di Bangkok Thailand.
Ada beberapa keputusan penting yang diambil pada kongres yang juga diikuti PSSI tersebut.
Pada kongres tersebut, beberapa negara di Asia mengusulkan agar FIFA memberikan sanksi pada Israel.
Sanksi itu tentu saja terkait dengan situasi yang terjadi antara Israel dan Palestina.
Permintaan sanksi itu diajukan federasi dari Aljazair, Yordania, Qatar, dan Palestina.
Usulan sanksi bagi Israel juga mendapat dukungan penuh dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Jika FIFA memberikan sanksi kepada Israel, ada potensi Indonesia bermain di Olimpiade 2024.
Garuda Muda sebagai tim yang gagal pada babak play-off, mungkin akan ditunjuk FIFA untuk menggantikan partisipasi Timnas Israel.
Namun, hal tersebut diragukan salah satu petinggi IOC, Pierre-Olivier Beckers-Vieujant.
"Mustahil membayangkan sanksi (terhadap Federasi Sepak Bola Israel) saat ini," kata pria 64 tahun itu.
Wakil Presiden IOC, John Coates juga memberi pernyataan yang sama.
Dia ragu Israel mendapat sanksi seperti yang terjadi pada kasus Rusia.
"Tidak mungkin menuntut sanksi yang sama kepada Israel seperti yang dijatuhkan kepada Rusia," kata John Coates.
Dua negara yang berpotensi menggantikan Timnas Israel U-23 di Olimpiade Paris 2024 jika resmi dicoret dari FIFA.
Federasi Sepakbola Israel (IFA) sedang harap-harap cemas setelah Federasi Sepakbola Palestina (PFA) mengajukan protes kepada FIFA dalam kongres tahunan FIFA di Bangkok, Thailand baru-baru ini.
Menurut laporan The Telegraph, FIFA yang dipimpin sang presiden Gianni Infantino langsung menggelar rapat darurat semalam. Namun, belum ada keputusan yang diambil.
Kabarnya, FIFA akan menggelar kongres darurat pada 20 Juli 2024.
Bukan tak mungkin ditanggal tersebut, FIFA mengeluarkan Israel dari keanggotaan.
Jika itu terjadi, Timnas Israel U-23 yang sedianya tampil di Olimpiade Paris 2024 per 24 Juli 2024, berpotensi dicoret.
PFA mendorong FIFA mencoret keanggotaan Israel dari FIFA karena aksi keji militer Israel yang telah menewaskan ribuan masyarakat sipil Palestina.
Tak hanya menewaskan masyarakat sipil Palestina, Israel juga mengebiri hak-hak para pesepakbola Palestina, dan menghancurkan sejumlah fasilitas olahraga seperti stadion di Palestina.
Israel U-23 lolos ke Olimpiade Paris 2024 setelah melaju ke semifinal Piala Eropa U-21 2023.
Di babak semifinal, Israel U-23 tumbang 0-3 dari Timnas Inggris U-23 yang kemudian keluar sebagai juara.
Kemudian, wakil Eropa di Olimpiade Paris 2024 adalah Ukraina, Spanyol dan Israel.
Bagaimana dengan Inggris U-23? Inggris U-23 tidak Tampil di Olimpiade Paris 2024 karena tidak mengirimkan atletnya secara mandiri di event olahraga empat tahunan tersebut.
Inggris tidak tampil karena para atlet mereka bergabung dengan Skotlandia dan Irlandia utara di bawah payung Britania Raya.
Karena itu, jika FIFA memutuskan mengambil pengganti Israel dari UEFA, pilihannya adalah Georgia U-23, tim yang dikalahkan Israel U-23 di Perempatfinal Piala Eropa U-21 2023.
Satu tim lainnya adalah Timnas Indonesia U-23. Skuad garuda Muda bisa ditunjuk karena sempat memperebutkan satu slot terakhir di Olimpiade Paris 2024, tepatnya menghadapi Guinea U-23 di babak playoff pada Kamis (9/5).
Berhubung kalah 0-1 dari Guinea U-23, Timnas Indonesia U-23 gagal lolos ke putaran final Olimpiade Paris 2024.
Namun, bukan tak mungkin, Timnas Indonesia U-23 nantinya ditunjuk menggantikan slot Israel, jika benar dicoret FIFA dari keanggotaan mereka dan Olimpiade Paris 2024. (*)
Editor : Amin Fauzie