Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bobotoh Amuk Steward Pada Laga Persija, Ternyata Dipicu Masalah Ini

Mohammad Mukarom • Kamis, 26 September 2024 | 17:16 WIB

 

Kericuhan saat laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta.
Kericuhan saat laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta.

RADARTUBAN - Penyerangan Bobotoh kepada steward yang warnai pertandingan antara Persib versus Persija di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Senin (23/9) sore, ternyata dipicu oleh beberapa hal.

Perkiraan awal suporter Persib Bandung tumpah ke rumput hijau dan menyasar steward, salah satunya karena buntut konflik ketika kontra Port FC dengan skor akhir 0-1, pada 19 September lalu.

Diduga ada intimidasi dari pemain dan salah satu karyawan PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) kepada Bobotoh dalam ajang AFC Champions League 2, Kamis (9/9)

Dikutip dari keterangan resmi PT PBB, semula terdapat oknum suporter yang dianggap sebagai provokator. Mereka meneriakkan kata-kata kasar kepada pemain Persib Bandung, atas kekalahan tipis lawan Port FC.

Setelah wasit meniupkan peluit panjang, pihak steward pun mengamankannya dan dibawa ke tunnel, demi menjaga kondusifitas. Dari sinilah informasi tentang intimidasi suporter mulai berseliweran.

Selain itu, ada juga dugaan pelecehan verbal dari oknum steward kepada Bobotoh wanita. Akan tetapi aduan kepada Manajemen Persib tak membuahkan hasil.

"Terkait dengan dugaan intimidasi atau kekerasan yang terjadi pasca pertandingan dan dugaan terjadinya pelecehan verbal kepada Bobotoh perempuan, saat ini tim fact-finding Persib masih melakukan pendalaman antara lain pengumpulan data, bukti, klarifikasi dengan para saksi, dan pihak yang diduga terlibat," tulis Persib, disadur pada Selasa (24/9).

"Untuk memastikan hasil yang objektif dan sesuai dengan fakta yang terjadi, proses investigasi membutuhkan waktu karena melibatkan banyak pihak. Perkembangan proses investigasi akan kami sampaikan kembali selambat-lambatnya pada 27 September 2024," lanjut dia.

Persoalan tersebut ternyata menjadi bagian dari amarah Bobotoh kepada steward, yang diluapkan saat menjamu Persija Jakarta di kandang sendiri, dalam kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.

Meskipun secara teknis Persib berhasil membungkam Persija dengan mencetak 2 gol tanpa balas, ternyata tidak menghalau rasa kesal Bobotoh.

Ratusan suporter justru nekat turun ke lapangan dan menyerang steward.

Mereka menyerbu steward dengan cara memukuli, menendang, bahkan melemparkan kursi petugas. Suasana memanas dan kemenangan Persib malah berujung pilu.

Insiden tersebut menarik perhatian PT PBB, serta mengecam oknum penonton yang terlibat dalam kerusuhan. Manajemen menyebut aksi itu adalah penyerangan secara brutal.

"Seluruh pemain, pelatih, ofisial dan manajemen Persib sangat sedih, kecewa dan merasa terpukul atas insiden penyerangan secara brutal yang dilakukan oleh oknum-oknum penonton yang tidak bertanggung jawab kepada beberapa steward yang tengah bertugas usai pertandingan melawan Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, Senin, 23 September 2024," jelas Persib dalam rilis.

"Persib tidak dapat menoleransi dan mengecam keras oknum-oknum penonton yang melakukan pemukulan dan main hakim sendiri terhadap steward-steward yang sedang bertugas," tegasnya.

Menyikapi persoalan itu, Persib Bandung menyerahkan perkara kepada pihak kepolisian. Mereka mendesak supaya para pelaku segera ditangkap dan dapat dijatuhi hukuman.

Pasalnya, sejumlah steward alami luka-luka dan beberapa fasilitas di stadion pun turut dirusak.

"Karena itu, Persib mendukung aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kejadian malam ini dan menindak tegas para pelaku sesuai dengan yang berlaku," ujarnya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#persija jakarta #Persib Bandung #bobotoh #port fc