Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Larangan 12 Pertandingan Menanti Vinicius Jr, Real Madrid Ajukan Banding

Bihan Mokodompit • Minggu, 5 Januari 2025 | 00:33 WIB
Wasit berikan kartu merah pada  Vinicius Jr. dalam laga melawan Valencia di Mestalla
Wasit berikan kartu merah pada Vinicius Jr. dalam laga melawan Valencia di Mestalla

RADARTUBAN - Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, memastikan bahwa klubnya akan mengajukan banding atas kartu merah yang diterima Vinicius Jr. dalam laga melawan Valencia di Mestalla, Sabtu dini hari WIB (4 Januari 2025).

Keputusan wasit ini memicu perdebatan karena menjadi kartu merah kedua bagi Vinicius dalam tiga tahun terakhir, sekaligus yang ketiga dalam kariernya.

Vinicius diusir keluar lapangan setelah tayangan VAR menunjukkan dia mengangkat tangan ke wajah kiper Valencia, Stole Dimitrievski.

Peristiwa ini bermula saat Dimitrievski memprovokasi Vinicius yang terjatuh di kotak penalti, menyuruhnya segera bangkit.

Tak terima, Vinicius berdiri dan mendorong wajah kiper tersebut menggunakan kedua tangannya. Ancelotti menganggap hukuman kartu merah tersebut terlalu berat.

“Kami akan mengajukan banding. Menurut kami, itu seharusnya dua kartu kuning, bukan kartu merah. Dia diusir keluar, tetapi tim bereaksi dengan baik menghadapi kesulitan ini, seperti halnya ketika gagal penalti. Kami akan melihat apakah banding kami diterima. Saya tidak mengatakan apa pun kepadanya, hanya memberi selamat kepada para pemain,” ungkap Ancelotti.

Meskipun menyayangkan keputusan wasit, Ancelotti menolak menyebut bahwa Vinicius terjebak dalam provokasi Dimitrievski.

“Awalnya ada sentuhan dari kiper, kemudian dorongan dari Vini. Menurut saya, dua kartu kuning sudah cukup, dan masalah ini seharusnya selesai. Saya tidak ingin mengatakan bahwa dia jatuh ke dalam jebakan. Dia selalu berusaha melakukan yang terbaik, kadang berhasil, kadang kurang. Tapi semuanya berakhir di sini. Saya harap dia bisa bermain di pertandingan berikutnya,” jelas Ancelotti.

Setelah pertandingan, Vinicius menyampaikan permintaan maaf kepada rekan-rekannya melalui unggahan di media sosial.

“Maaf dan terima kasih tim,” tulisnya di platform X.

Namun, insiden ini berpotensi membuatnya absen panjang. Berdasarkan Pasal 104 Kode Disiplin RFEF, tindakan Vinicius dapat dikategorikan sebagai “agresi,” yang diancam hukuman larangan bermain selama empat hingga 12 pertandingan.

Jika hukuman maksimum diterapkan, pemain Brasil berusia 23 tahun itu kemungkinan akan melewatkan sebagian besar musim ini.

Musim ini, Vinicius telah menerima delapan kartu kuning dalam 20 pertandingan, mayoritas disebabkan oleh protes berlebihan.

Ketidakmampuannya mengendalikan emosi kembali menjadi sorotan di laga melawan Valencia, yang kini menambah tantangan bagi Real Madrid.

Dengan banding yang diajukan, Real Madrid berharap hukuman terhadap Vinicius dapat dikurangi.

Namun, keputusan akhir ada di tangan otoritas liga. Apakah dia bisa bermain di laga berikutnya atau harus menjalani hukuman panjang, hal ini masih menjadi tanda tanya besar bagi Los Blancos. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Real Madrid #kartu merah #Vinicius Jr #Mengajukan banding #Larangan 12 pertandingan #carlo ancellotti