RADARTUBAN - Manchester United (MU) berhasil mengalahkan Arsenal lewat drama adu penalti di ajang Piala FA musim 2024/2025.
Namun, kemenangan tersebut diwarnai sorotan terhadap gelandang veteran, Casemiro, yang hanya duduk di bangku cadangan sepanjang laga.
Dalam pertandingan itu, pelatih MU, Ruben Amorim, lebih memilih Kobbie Mainoo dan Manuel Ugarte untuk mengisi lini tengah.
Menariknya, saat melakukan pergantian pemain, Amorim justru memberi kesempatan kepada Toby Collyer, pemain jebolan akademi MU, ketimbang menggunakan tenaga Casemiro.
Casemiro yang kini menginjak usia 32 tahun kembali tak masuk skuad inti dalam dua pertandingan terakhir MU. Sebelumnya, dia juga absen ketika MU bermain imbang melawan Liverpool.
Legenda MU, Rio Ferdinand, menyarankan agar Casemiro mempertimbangkan hengkang pada bursa transfer Januari 2025 jika ada klub lain yang tertarik menggunakan jasanya.
“Apakah pemain senang berada di bangku cadangan? Saya rasa Casemiro tidak akan senang. Dalam kariernya, dia tidak pernah berada di bangku cadangan,” ujar Ferdinand.
“Jadi, jika dia berada di bangku cadangan sekarang, jika ada tawaran yang masuk, dia akan mendengarkannya. Tetapi juga klub, Anda dapat melihat sekarang mereka lebih memilih Toby Collyer,” lanjutnya.
“Jika mereka mendapatkan tawaran yang mereka butuhkan, yang mereka inginkan, saya rasa itu tidak akan menjadi sesuatu yang sulit untuk terjadi,” tambah Ferdinand.
Sejak didatangkan dari Real Madrid pada 2022 dengan biaya transfer sebesar 70 juta paun, Casemiro mulai kehilangan tempatnya di tim utama.
Pada musim 2023/2024, dia hanya tampil dalam 22 pertandingan dan mencetak tiga gol.
Kondisi ini memunculkan spekulasi soal masa depan gelandang asal Brasil tersebut. Dengan situasi yang semakin sulit, tawaran dari klub lain pada bursa transfer mendatang dapat menjadi solusi bagi kariernya.
Masa depan Casemiro di MU kini menjadi salah satu isu yang menarik perhatian, terutama setelah penampilan apik para pemain muda yang dipercaya Ruben Amorim. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni