Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Legenda Manchester United, Denis Law Meninggal Dunia Di Usia 84 Tahun, Ini Penyebabnya

Bihan Mokodompit • Sabtu, 18 Januari 2025 | 16:01 WIB
Legenda Manchester United, Denis Law
Legenda Manchester United, Denis Law

RADARTUBAN - Berita duka datang dari dunia sepak bola Inggris, khususnya bagi keluarga besar Manchester United. Pada Jumat (17/1), legenda Manchester United, Denis Law, meninggal dunia di usia 84 tahun.

Mantan pemain yang berposisi sebagai striker itu tutup usia setelah berjuang melawan penyakit Alzheimer dan demensia vaskular.

Dalam pernyataan resmi, Manchester United menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian salah satu pemain ikonik mereka.

“Semua orang di Manchester United berduka atas meninggalnya Denis Law, Raja Stretford End, yang telah meninggal dunia pada usia 84 tahun. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga Denis dan banyak sahabatnya. Kenangannya akan selalu dikenang selamanya,” demikian bunyi pernyataan resmi klub.

 

Keluarga Denis Law juga memberikan pernyataan mengenai kepergiannya. Dalam pesan yang dibagikan melalui Manchester United, mereka mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu selama ini.

“Dengan berat hati kami sampaikan bahwa ayah kami Denis Law telah meninggal dunia. Dia berjuang keras, tetapi akhirnya kini dia tenang. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi terhadap kesejahteraan dan perawatannya, baik di masa lalu maupun baru-baru ini,” ungkap pihak keluarga Law.

 

Denis Law, yang lahir di Aberdeen, Skotlandia, dikenal sebagai salah satu striker terbaik sepanjang masa Manchester United.

Pria berjuluk ‘Sang Raja’ dan ‘Si Lawman’ ini mencatatkan berbagai prestasi gemilang, termasuk mencetak 237 gol untuk Manchester United.

Law memulai kariernya bersama Huddersfield Town di usia 15 tahun. Pada tahun 1960, dia bergabung dengan Manchester City dengan nilai transfer sebesar 55.000 poundsterling.

Setahun kemudian, dia pindah ke Torino dengan biaya 110.000 poundsterling, tetapi sulit beradaptasi di Italia. Akhirnya, pada tahun 1962, dia kembali ke Inggris untuk bergabung dengan Manchester United dengan nilai transfer 115.000 poundsterling.

Selama berseragam United, Law menjadi bagian dari sejarah besar klub, termasuk memenangkan Piala Eropa pada tahun 1968, saat MU menjadi tim Inggris pertama yang meraih gelar tersebut.

Pada final, mereka mengalahkan Benfica dengan skor 4-1 di Stadion Wembley. Selain itu, Law juga mempersembahkan dua gelar Liga Inggris dan satu trofi Piala FA untuk klub.

 

Tak hanya bersinar di level klub, Denis Law juga memiliki catatan gemilang di kancah internasional. Bersama tim nasional Skotlandia, dia mencetak total 30 gol, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Skotlandia bersama Kenny Dalglish. (*)

Sebagai satu-satunya pemain asal Skotlandia yang pernah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eropa, Law berhasil mengukir namanya dalam sejarah sepak bola dunia.

 

Denis Law menutup karier sepak bolanya bersama Manchester City pada tahun 1974. Namun, warisannya sebagai salah satu ikon sepak bola, terutama bagi Manchester United, tetap abadi.

Kepergian Denis Law meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga dan kerabatnya, tetapi juga bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Kenangan tentang kontribusinya di lapangan hijau akan terus dikenang sepanjang masa. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#alzheimer #Manchester United #demensia vaskular #denis law #meninggal #mu